Labels
- Alergi
- Artikel
- Dapur Sehat
- Diabetes Melitus
- Diet
- gaya hidup sehat
- Gazebo Cito
- Gejala Penyakit
- Ibu Hamil
- Info BPJS
- Info Sehat
- Inspirasi
- Kanker Darah
- Karir
- Keluarga
- kesehatan
- Kesehatan Anak
- Kesehatan Jiwa
- Kesehatan Pria
- Kesehatan Reproduksi
- Kesehatan Wanita
- konsultasi kesehatan
- life style
- News
- Nutrisi
- obat
- Obat dan Vitamin
- obat tradisional
- obattradisional
- olah raga
- Penyakit
- Penyakit Akibat Kerja
- Penyakit Infeksi dan Parasit
- Penyakit Kronis
- Penyakit Saraf
- Pria
- Promo Kesehatan
- Ragam
- Relationship
- resep masakan
- Rileks
- Sehat dan Bugar
- Teknologi
- Tes Darah
- Tips Sehat
- tips&trik
- Traveling
- Wanita
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Rabu, 23 Maret 2016

Sakit Tidak Datang Secara Tiba-tiba
Suatu penyakit tidak akan datang secara tiba-tiba, tidak mungkin Anda mengalami stroke, serangan jantung, gula darah tinggi, hipertensi, atau keganasan penyakit tanpa ada penyebabnya. Penyakit terutama penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia memiliki proses yang panjang sebelum menyerang kita.
Setiap penyakit pasti memiliki faktor penyebab awal, ada tanda, gejala, ada riwayat yang sudah berjalan sebelumnya, sampai suatu saat tiba-tiba seseorang mengalami serangan jantung, divonis menderita diabetes, hipertensi, atau menderita kanker yang ganas.
Contohnya, jika Anda setelah melakukan tes laboratorium didiagnosis menderita diabetes itu bukan berarti kadar gula darah Anda naik serta merta saat itu. Namun sebenarnya proses kenaikan itu sudah berjalan lama, bahkan banyak diagnosis diabetes ditegakkan pada mereka yang sebenarnya sudah bertahun-tahun mengidapnya.
Tanda bahwa seseorang mempunyai faktor resiko akan berkembangnya penyakit kronis sudah ada jauh sebelum diagnosis diabetes ditegakkan. Sayangnya faktor risiko ini juga sering tidak disadari, atau diabaikan. Bahkan, badan gemuk, perut besar masih dianggap sehat, apalagi gemuk pada seorang anak.
Dalam menegakkan diagnosis suatu penyakit, dibutuhkan pengenalan riwayat penyakit dahulu dan riwayat penyakit keluarga. Riwayat penyakit ini diperlukan untuk melihat kemungkinan kaitan penyakit yang diderita sekarang dengan riwayat penyakit sebelumnya. Informasi mengenai lingkungan, kebiasaan, pola makan, aktivitas fisik sebelumnya juga sangat penting untuk mencari penyebab seseorang menderita suatu penyakit.
Beberapa penelitian menunjukkan kenyataan bahwa aterosklerosis, penyumbatan pembuluh darah, yang kemudian berkembang menjadi serangan jantung atau stroke terjadi pada semua orang dewasa. Proses aterosklerosis ini sebenarnya sudah mulai terjadi pada usia 20 tahun, bahkan dapat lebih dini lagi, tergantung banyak faktor seperti faktor genetik, gaya hidup, pola makan, kebiasaan buruk seperti merokok, indeks massa tubuh, dan beberapa penyakit kronis lain juga menentukan.
Sakit itu tidak datang secara tiba-tiba. Hanya saja kita sering mengabaikan dan tidak menyadarinya. Lakukan gaya hidup sehat dan selalu cek kesehatan secara rutin.
Rabu, 06 Januari 2016

5 Kondisi Kesehatan Penyebab Bau Feses Lebih Menyengat
Feses siapa pun akan mengeluarkan bau tak sedap, namun dalam beberapa kasus feses seseorang bisa memiliki bau yang lebih menyengat dari yang lain atau bahkan dari biasanya. Bila Anda mengalaminya sebaiknya hal ini tidak boleh Anda remehkan, karena feses yang memiliki bau yang menyengat ternyata di sebabkan oleh beberapa kondisi kesehatan.
Berikut ini merupakan lima kondisi kesehatan yang menyebabkan bau feses Anda lebih menyengat.
1.Kolitis antibiotik
Kolitis merupakan penyakit berupa peradangan usus besar yang menyebabkan gejala nyeri, meradang, diare dan pendarahan anus. Penggunaan antibiotik dapat menyebabkan pergeseran yang tidak sehat bagi bakteri yang ada dalam usus. Kondisi ini dapat mengakibatkan sistem pencernaan terinfeksi oleh clostridium difficile, yaitu sebuah bakteri anaerob yang ada dalam usus.
Bakteri tersebut menghasilkan racun yang dapat menyebabkan peradangan usus akut dan diare. Sebagai catatan, jenis antibiotik apapun dapat mengganggu bakteri alami dalam usus.
2.Gangguan pencernaan
Hampir semua orang pernah mengalami gangguan pencernaan yang juga dikenal sebagai dispepsia, kebiasaan makan atau masalah pencernaan kronis dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan pencernaan.
Dalam beberapa kasus, hal ini disebabkan oleh makan berlebihan atau makan terlalu cepat. Selain itu, mengonsumsi makanan pedas, berminyak, dan makanan berlemak juga dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan. Tak hanya itu, berbaring terlalu cepat setelah makan dapat membuat tubuh lebih sulit untuk mencerna makanan dan meningkatkan risiko ketidaknyamanan dalam perut.
3.Intoleransi laktosa
Intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan tubuh untuk memecah jenis gula alami yang disebut dengan laktosa. Umumnya ditemukan dalam produk susu, seperti susu dan yogurt. Seseorang akan menjadi intoleran laktosa ketika usus kecilnya berhenti membuat cukup enzim laktase untuk mencerna dan memecah laktosa.
Ketika ini terjadi, laktosa yang tidak bisa dicerna tersebut bergerak menuju ke usus besar. Bakteri yang biasanya hadir dalam usus besar berinteraksi dengan laktosa yang tidak tercerna tersebut dan menyebabkan gejala seperti kembung, gas, dan diare. Kondisi ini juga dapat disebut defisiensi laktase.
4. Penyakit Crohn
Penyakit Crohn atau penyakit radang usus. Saluran usus yang dimaksud meliputi mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar (kolon), rektum, dan anus.
Peradangan dan iritasi penyakit Crohn dapat terjadi di mana saja pada saluran gastrointestinal. Tetapi, kondisi ini paling sering terjadi pada bagian bawah dari usus kecil (ileum). Kondisi ini kadang-kadang disebut daerah enteritis karena daerah yang sakit sering diselingi dengan area yang sehat. Dengan kata lain kondisi ini hanya mempengaruhi beberapa daerah pada saluran pencernaan.
5.Cystic fibrosis
Cystic fibrosis merupakan kelainan genetik resesif yang dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan menempatkan hidup seseorang dalam risiko yang berbahaya. Penyakit ini dapat menyebabkan masalah berat pada paru-paru, pankreas, hati, dan usus. Cystic fibrosis adalah kelainan bawaan, dan mempengaruhi sel-sel yang memproduksi lendir, keringat, dan cairan dalam sistem pencernaan.
Sebuah kerusakan gen dapat menyebabkan lendir tubuh menjadi lebih tebal dan lengket dan ini dapat menghambat sekresi kelenjar. Kerusakan ini biasanya mempengaruhi paru-paru dan pankreas. Yang lebih mengkhawatirkan, kondisi ini dapat mengancam jiwa penderitanya.(healthline.com/thehealthsite.com,)
Minggu, 03 Januari 2016

5 Tanda Anda Telah Mengalami Pradiabetes
Penyakit diabetes melitus memang kerap tanpa gejala dan memiliki perjalanan penyakit yang lambat sehingga banyak orang yang mengalami pradiabetes tidak menyadari kondisinya tubuhnya sudah terkena.
Faktor penyebab diabetes disebabkan berbagai faktor, termasuk genetik dan gaya hidup tidak sehat. Maka dari itu, perlu perhatian khusus untuk menandakan pradiabetes agar Anda terhindar dari penyakit tersebut. Berikut lima tanda Anda telah mengalami pradiabetes seperti dikutip dari Men's Health .
1. Sering buang air kecil di malam hari
Terlalu sering buang air kecil di malam hari menjadi salah satu tanda bahwa diabetes telah berkembang. Hal ini dikarenakan kadar gula darah di tubuh meningkat.
Jika sudah lebih dari 3 kali setiap malam Anda buang air kecik maka perlu pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu juga, bagi laki-laki kondisi ini bisa juga merupakan gejala dari masalah prostat. Maka dari itu, cara terbaik adalah segera memeriksakan kondisi tersebut ke dokter untuk melakukan pencegahan.
2. Kulit terlihat kotor
Kulit di bagian belakang leher biasanya memiliki bercak-cak hitam dan jika digosok tidak menghilang. Mungkin itu tanda-tanda pradiabetes. Kondisi itu tersebut disebabkan oleh resistensi insulin yang menyebabkan acanthosis nigricans yang mungkin muncul saat pradiabetes.
Tidak hanya di belakang leher saja, bercak hitam tersebut bisa saja muncul di siku atau lutut. Namun, setelah kadar glukosa bisa dikontrol, bercak tersebut biasanya menghilang.
3. Kesulitan untuk membaca
Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh dara kecil di retina atau yang biasa disebut dengan retinopati diabetik.
Pada satu dekade lalu, para dokter hanya berpikir kondisi tersebut baru bisa berkembang jika seseorang mengalami diabetes tipe 2. Nyatanya, retinopati diabetik bisa berkembang lebih cepat lagi.
Hampir delapan persen orang yang mengalami pradiabetes memiliki retinopati diabetik. Maka dari itu, perlu menjaga gula darah Anda agar tetap terkontrol sekaligus menjaga kondisi tersebut agar tidak semakin berkembang.
4. Berat badan turun drastis
Banyak orang yang mengalami penurunan berat badan secara drastis, akan merasa senang dan tetap mengonsumsi minumam bersoda. Padahal, penurunan berat badan yang tidak jelas bisa jadi tanda-tanda diabetes.
Selain itu, hal tersebut juga menjadi tanda bahwa tubuh tidak memanfaatkan kalori secara efektif dan nutrisi hanya keluar melalui air seni.
5. Tekanan darah bertambah tinggi
Apabila tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, maka ada kemungkinan lebih tinggi untuk terkena hipertensi. Selain itu juga, memiliki tekanan darah yang tinggi dapat mengembangkan diabetes.
Apabila dibiarkan saja, kedua hal ini mampu merusak ginjal dari waktu ke waktu. Maka dari itu, apabila tekanan darah cukup tinggi cobalah untuk memeriksakannya ke dokter.(health.detik.com)
Kamis, 31 Desember 2015

6 Cara Mudah Terhindar dari Penyakit Jantung dan Stroke
Sesuai data statistik Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, total angka kematian di Indonesia sekitar 21,1 persen disebabkan oleh stroke dan 19,1 persen disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Kedua penyakit tersebut menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia dan lebih berbahayanya tidak memberikan gejala awal saat mulai menyerang tubuh (Baca : Jangan Selalu Merasa Sehat, Waspadai 8 Penyakit Mematikan Tanpa Gejala Ini!).
Oleh karena itu, kita semua sudah seharusnya mengambil langkah-langkah awal agar terhindar dari dua penyakit berbahaya tersebut. Berikut ini 6 cara mudah agar terhindar dari penyakit jantung dan stroke :
1. Ketahui kadar Kolesterol
Ada dua jenis kolesterol yaitu low-density lipoprotein (LDL) atau Kolesterol jahat dan high-density lipoprotein (HDL) atau Kolesterol baik. LDL diseebut Kolesterol "jahat" karena dapat menyebabkan plak dan penyumbatan pembuluh arteri. Penyumbatan ini bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke.
Sedangkan HDL disebut kolesterol "baik" karena dapat membantu menghilangkan LDL dari pembuluh arteri, melindungi Anda dari risiko stroke dan serangan jantung (Baca : Mengenal Perbedaan HDL, LDL, & Trigliserida)
Untuk mengetahui berapa kadar kolesterol Anda, Anda harus memeriksakan diri ke dokter atau laboratorium klinik terdekat. Kadar Kolesterol normal adalah berkisar dari 160-200 mg/dl. Artinya kolesterol jumlah total kadar LDL (Kolesterol jahat), HDL (Kolesterol baik), dan trigliserida kurang dari 200 mg/dl.
2. Memahami gejalanya
Gejala serangan jantung sering berbeda antara pria dan wanita.
Pada wanita : nyeri dada adalah gejala yang paling umum. Sebelum terjadi serangan, kadang rahang, leher, punggung dan lengan terasa sakit. Sakit perut seperti sakit maag juga umum terjadi.
Banyak wanita salah membedakan dua jenis penyakit ini (gejala serangan jantung dan sakit maag). Gejala lain yang mungkin timbul adalah kesulitan bernapas, kelelahan ekstrim, mual dan keringat dingin.
Pada pria : Gejala yang paling dominan adalah nyeri dada dan sesak yang ekstrim. Namun, sering juga pria mengalami jenis gejala yang umum dirasakan oleh wanita.
Di sisi lain, gejala stroke cenderung sama antara pria dan wanita, yaitu:
- Merasa sangat kebingungan
- Mengalami kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
- Kehilangan koordinasi dan keseimbangan, yang dapat membuat Anda sulit untuk berjalan
- Sakit kepala intens tanpa sebab yang jelas
- Gangguan penglihatan
- Tubuh menjadi lemah atau mati rasa pada satu sisi tubuh. Hal ini dapat memengaruhi struktur dan kemampuan gerak wajah, kaki atau lengan Anda.
3. Anda mengetahui riwayat kesehatan keluarga
Warisan genetik merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mencari tahu apakah ada salah satu atau lebih anggota keluarga Anda yang memiliki penyakit gangguan kardiovaskular.
Beritahukan kepada dokter riwayat kesehatan keluarga yang Anda temui. Hal ini akan membantu dokter untuk mendapatkan gambaran penuh jika sesuatu terjadi pada Anda.
4. Terapkan pola makan sehat
Pola makan berperan sangat besar dalam menentukan kadar kolesterol dan kesehatan jantung Anda secara keseluruhan.
Perbanyak :
Lemak sehat: Orang-orang di kawasan Yunani terkenal dengan kesehatan jantungnya karena mereka menerapkan pola makan Mediterania. Inti dari pola makan Mediterania adalah mengganti konsumsi lemak jenuh dengan minyak nabati seperti biji rami, alpukat dan zaitun.
Asam lemak omega 3 : Nutrisi ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko pembekuan darah. Asam lemak Omega-3, banyak terdapat pada daging ikan.
Kacang-kacangan dan biji-bijian : Kedua makanan ini mengandung kalori tinggi. Namun, kacang-kacangan dan biji-bijian kaya akan lemak sehat. Kadar LDL-nya rendah dan tidak memengaruhi kadar HDL di dalam darah Anda.
Buah dan sayuran : Menambahkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam pola makan harian akan meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh Anda. Antioksidah akan membantu melindungi tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kurangi:
Lemak jenuh dan trans : Ini adalah jenis lemak yang akan meningkatkan risiko penyakit jantung, menyebabkan peningkatan berat badan dan meningkatkan kadar Kolesterol LDL Anda. Lemak jenuh dan trans banyak ditemukan di produk makanan yang digoreng, panggang, makanan kemasan/olahan, makanan cepat saji dan margarin.
Sodium: Terlalu banyak sodium dapat meningkatkan tekanan darah sehingga menyebabkan pembuluh darah dan jantung menjadi tegang.
Gula: Saat Anda mengonsumsi terlalu banyak gula, insulin akan melonjak dengan drastis, menyebabkan makanan yang Anda makan dengan cepat diubah menjadi lemak, khususnya lemak trigliserida, yang merupakan salah satu kontributor terbesar penyakit jantung.
Alkohol: Mereka yang minuman beralkohol dalam jumlah yang dianjurkan (maksimal satu gelas untuk wanita dan dua gelas untuk pria), memiliki risiko serangan jantung yang lebih kecil daripada mereka yang minum alkohol dalam jumlah yang banyak.
5. Olahraga
Berolahraga intensitas moderat, minimal 30 menit sehari akan meningkatkan tingkat HDL dan berkontribusi untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.
Bagi mereka yang sudah dalam kondisi pra-penyakit jantung dan selama ini jarang melakukan olahraga, lakukan latihan intensitas rendah terlebih dulu, lalu perlahan tingkatkan intensitasnya ke level moderat.
6. Kurangi tingkat stres Anda
Stres, dalam jangka panjang, dapat meningkatkan tekanan darah dan akhirnya merusak arteri Anda. Temukan sesuatu yang membantu Anda untuk meredam stres, entah itu mandi air hangat atau sauna, traveling, menonton pertunjukan musik, membaca buku, dan lain sebagainya.
Selasa, 08 Desember 2015

Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin D
Vitamin D merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan vitamin E sering disebut juga dengan kalsifenol. Vitamin ini merupakan satu-satunya vitamin yang diproduksi dalam tubuh yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi yang disertai juga dengan kalsium.
Menurut Harvard School of Public Health, hampir satu miliar orang diseluruh dunia mengalami kekurangan vitamin D. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti osteoporosis dan bahkan kanker. Berikut ini, lima tanda dari tubuh saat Anda kekurangan vitamin D.
1. Keringat berlebih
Keringat yang berlebihan adalah salah satu tanda paling mencolok dari kekurangan vitamin D. Tidak hanya pada bayi, hal yang sama juga berlaku untuk orang dewasa. Saat Anda mengeluarkan keringat berlebih dengan aktivitas yang stabil, bisa jadi ini pertanda Anda kurang asupan vitamin D.
2. Sering kelelahan yang tak terduga
Kekurangan vitamin dapat membuat Anda merasa lelah, bahkan saat Anda telah mendapatkan istirahat yang cukup. Para peneliti Harvard menemukan hubungan antara asupan vitamin D dengan peningkatan kekuatan otot.
3. Osteoporosis atau tulang keropos
Kekurangan vitamin D dapat mempercepat dan memperburuk gejala osteoporosis. Osteoporosis merupakan kondisi di mana tulang mengalami penipisan dan pelemahan. Tidak hanya mendapatkan vitamin D dari makanan saja, namun Anda juga harus mendapatkan vitamin D dari paparan sinar matahari pagi dan suplemen.
4. Nyeri pada tulang
Sakit dan nyeri pada tulang biasa juga disebut dengan istilah osteomalacia. Orang-orang yang didiagnosis dengan arthritis sebenarnya disebabkan juga oleh kurangnya vitamin D dalam tubuh. Akibatnya, sendi dan otot mereka akan terasa nyeri.
5. Depresi
Depresi ternyata dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin D. Hal ini dikarenakan vitamin D dapat bekerja di daerah yang sama di otak dan berdampak pada hormon yang sama. Seperti pada hormon seratonin yang mempengaruhi suasana hati.
Jika Anda merasa mengalami gejala tanda kekurangan vitamin D tersebut diatas, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Rabu, 25 November 2015

Jika Berlebihan Makanan Sehat Ini Bisa Berbahaya
Berbagai vitamin, mineral, protein, dan zat-zat gizi lainnya dibutuhkan tubuh agar tetap sehat. Oleh karena itu kita perlu mengonsumsi berbagai jenis makanan agar kebutuhan gizi bisa terpenuhi. Tidak dibenarkan hanya mengasup makanan yang itu-itu saja, walau bahan pangan itu sehat.
Semua bahan makanan bisa berdampak negatif pada tubuh jika dikonsumsi berlebihan, karena itu mengetahui apa yang dibutuhkan tubuh dan takarannya sangatlah penting. Berikut ini beberapa makanan sehat yang bisa berbahaya bila dikonsumsi secara berlebihan.
Mengonsumsi terlalu banyak wortel bisa membuat tubuh menyerap terlalu banyak betakaroten. Hal ini bisa membuatnya menumpuk dalam darah dan menyebabkan kulit menjadi berwarna oranye.
Kopi
Manfaat kopi bagi kesehatan memang sudah terbukti, namun jika kita mengonsumsi berlebihan, bisa menyebabkan insomnia, tremor otot, bahkan gangguan sistem syaraf.
Minyak ikan
Minyak ikan banyak mengandung asam lemak omega-3, jika mengonsumsi terlalu banyak dapat membuat darah menjadi encer. Hal ini berpengaruh besar bagi kesehatan. Penelitian juga mengungkapkan, terlalu banyak asam lemak ini membuat keracunan vitamin A, gangguan penglihatan dan pusing.
Ikan Tuna
Mengonsumsi terlalu banyak ikan tuna bisa membuat tubuh kelebihan jumlah methylmercury. Zat ini menyebabkan gangguan penglihatan, gangguan koordinasi, bahkan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak. Batasi konsumsi tuna sekali seminggu agar tubuh punya kesempatan untuk membuang polutan yang berasal dari ikan.
Kayu manis
Mengonsumsi kayu manis dalam jumlah yang tinggi dapat memicu kanker atau keracuran liver, karena kayu manis mengandung coumarin.
Belimbing
Belimbing adalah buah yang mudah kita dapatkan dan rasanya menyegarkan. Tetapi bila konnsumsinya berlebihan akan menyebabkan gangguan fungsi ginjal.
Semua yang berlebihan tidak baik bagi tubuh meskipun itu merupakan makanan yang sehat. Agar tetap sehat konsumsilah sesuai kebutuhan tubuh, selalu melakukan hidup sehat, dan jangan lupa tes kesehatan secara rutin. Salam sehat.
Rabu, 11 November 2015

7 Titik Refleksi di Tangan untuk Sehatkan Tubuh
Refleksi kaki cukup populer dibandingkan dengan refleksi jari tangan di masyarakat kita. Sebab di telapak kaki terdapat lebih banyak titik refleksi dibandingkan dengan jari atau telapak tangan. Meskipun demikian, tak ada salahnya jika Anda mengetahui belajar tentang titik-titik refleksi yang ada di jari tangan.
Berikut ini titik refleksi yang terdapat di jari tangan yang dapat Anda lakukan sendiri untuk sehatkan tubuh, seperti yang dilansir dari boldsky.com.
1. Jempol
Ternyata saat dipijit, jempol mampu meredakan sakit kepala, ketika Anda sedang depresi atau gugup, cobalah untuk memijat jempol secara perlahan. Lakukan pijatan lembut di jempol sekitar tiga sampai empat kali atau sampai Anda merasa santai.
Selain itu, pijatan di jempol juga terkait dengan kesehatan limpa dan lambung Anda. Jadi, jika Anda sedang merasa sakit di lambung atau sekitaran limpa, cobalah memijat jempol hingga Anda merasa lebih baik.
2. Jari telunjuk
Jari telunjuk juga memiliki keterkaitan dengan rasa takut ataupun bingung. Sehingga saat Anda merasa bingung, cobalah untuk memijat jari telunjuk Anda dengan pelan. Beberapa penelitian menunjukan, memijat telunjuk mampu memperbaiki kondisi kesehatan pasien dengan penyakit ginjal. Selain itu memijat jari telunjuk juga bermanfaat bagi Anda yang sedang menderita sakit punggung, nyeri otot, atau bahkan rasa tidak nyaman di tungkai Anda. Pijatlah perlahan untuk meredakan nyeri tersebut.
3. Jari tengah
Saat Anda merasa lelah, capek, dan emosi yang bercampur jadi satu, cobalah pijat jari tengah Anda. Menurut beberapa penelitian memijat lembut jari tengah Anda bisa menghilangkan rasa sakit, peradangan, masalah lever, dan sirkulasi darah yang terganggu.
Selain itu, sedikit pijatan lembut di jari tengah juga dapat membuat Anda merasa tenang saat marah ataupun jengkel. Sebab pijatan ini akan menormalkan tekanan darah Anda hingga Anda pun merasa lebih santai.
4. Jari manis
Memijat jari manis mampu meredakan masalah pencernaan yang mengganggu Anda. Selain itu memijat jari manis juga bisa menjadi obat utama untuk membuat semua pikiran negatif dan kebingungan Anda. Memijat jari manis dengan mengatur pernapasan mampu mengurangi nyeri dada dan bisa membuat Anda lebih santai dan tenang.
5. Jari kelingking
Bagi Anda yang memiliki sifat terlalu sensitif, takut, atau tidak percaya diri disarankan untuk lebih sering memijat kelingking saat perasaan tersebut datang. Sebab tindakan ini mampu membuat Anda mengeluarkan semua energi negatif yang ada dalam diri Anda. Ketika hal-hal negatif tersebut hilang, maka semua perasaan tidak percaya diri juga akan hilang. Sehingga Anda akan menjadi pribadi yang lebih kuat, percaya diri, dan lebih tenang.
6. Telapak tangan
Memijat telapak tangan juga mampu memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Caranya dengan menggosok telapak tangan dengan lembut disertai dengan gerakan memutar menggunakan telapak tangan di sisi lain. Kemudian tekan secara perlahan pusat telapak tangan Anda sambil mengatur napas sebanyak 3 kali atau lebih. Gerakan ini juga mampu mengurangi mual, gugup, dan sembelit. Bahkan gerakan sederhana ini mampu memberikan manfaat besar untuk pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan
7. Tangan
Memijat perlahan mulai dari lengan dan berakhir di pusat telapak tangan mampu meningkatkan aliran darah ke usus dan ginjal. Sehingga kedua organ vital ini pun terjaga dengan baik. Selain mampu menguatkan usus dan ginjal, pijatan di arena ini juga mampu meningkatkan kekuatan dan kepercayaan diri Anda.
Pijatan di titik refleksi mampu membantu Anda untuk mencegah penyakit kronis yang bisa menyerang tanpa gejala. Namun jika penyakit Anda sudah terlalu parah, konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang terbaik tetap harus Anda lakukan.
Selasa, 27 Oktober 2015

Bahaya Kabut Asap Bagi Kesehatan
Dampak dari kabut asap yang lama, secara umum dapat mengganggu kesehatan semua orang, tidak memandang dalam kondisi sehat maupun dalam kondisi sakit. Terutama pada kondisi kesehatan tertentu, orang akan menjadi lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap dibandingkan orang lain, khususnya pada orang dengan gangguan paru dan jantung, lansia, dan anak-anak.
Berikut ini bahayanya akibat gangguan asap bagi kesehatan
- Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungkin juga infeksi.
- Kabut asap dapat memperburuk penyakit asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik, PPOK dan sebagainya.
- Kemampuan kerja paru menjadi berkurang dan menyebabkan seseorang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
- Bagi mereka yang berusia lanjut (lansia) dan anak-anak maupun yang mempunyai penyakit kronis, dengan kondisi daya tahan tubuh yang rendah akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan.
- Kemampuan dalam mengatasi infeksi paru dan saluran pernapasan menjadi berkurang, sehingga menyebabkan lebih mudah terjadi infeksi.
- Berbagai penyakit kronis juga dapat memburuk.
- Bahan polutan pada asap kebakaran hutan dapat menjadi sumber polutan di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindungi.
- Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi, terutama karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri atau virus penyebab penyakit (agent) serta buruknya lingkungan.
Untuk melindungi diri dari risiko gangguan kabut asap, berikut ini ada delapan hal yang bisa dilakukan, yaitu :
- Sedapat mungkin hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah atau gedung. Terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernafasan.
- Jika terpaksa pergi ke luar rumah atau gedung maka sebaiknya menggunakan masker.
- Minum air putih lebih banyak dan lebih sering
- Bagi yang telah mempunyai gangguan paru dan jantung sebelumnya, mintalah nasihat kepada dokter untuk perlindungan tambahan sesuai kondisi. Segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain.
- Selalu lakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Seperti makan bergizi, jangan merokok, istirahat yang cukup dan lain-lain.
- Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah, sekolah, kantor dan ruang tertutup lainnya
- Penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik.
- Buah-buahan dicuci sebelum dikonsumsi. Bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu dimasak dengan benar.
Bagi masyarakat yang telah memiliki penyakit kronis dan gangguan pernapasan untuk mengurangi intensitas ke luar rumah. Selalu gunakan masker yang sesuai standar jika berada di luar rumah. Dan, jangan lupa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (http://dinkes.baritokualakab.go.id)
Sabtu, 03 Oktober 2015

10 Pemicu Utama Sakit Kepala yang Sebaiknya Anda Tahu
Setiap orang tentunya pernah merasakan sakit kepala, namun penyebab sakit kepala mungkin tidak akan sama antara orang yang satu dengan yang lainnya karena ada banyak hal yang dapat menyebabkan ini terjadi. Beberapa orang menemukan bahwa keadaan lelah atau menyantap makanan tertentu akan menimbulkan atau memperburuk sakit kepala.
Oleh karena itu untuk memperkecil kemungkinan sakit kepala di kemudian hari, mengetahui pemicunya dapat membantu Anda mencegah sakit kepala. Berikut 10 pemicu utama sakit kepala yang sebaiknya Anda tahu
1. Stres
Banyak orang menyalahkan stres sebagai penyebab serangan nyeri ini. Penyebabnya adalah hormon yang tengah aktif untuk melawan stres tiba-tiba turun, yang kemudian memicu saluran darah membesar dan bereaksi, kemudian memicu sakit kepala. Selain itu, stres juga dapat menyebabkan ketegangan di area leher, bahu, dan otot kepala. Hal ini lebih lanjut mempengaruhi postur dan makin parah jika penderita dalam posisi duduk di depan komputer terlalu lama dan jarang melakukan pekerjaan fisik. Sering memicing saat membaca juga dapat menimbulkan ketegangan otot kepala. Cegah hal ini terjadi dengan menemukan cara mengontrol stres, misalnya dengan rileksasi seperti latihan pernapasan atau yoga.
6 Jenis Minuman Alami Untuk Meredam Stres
2. Cuaca
Cuaca menjadi pemicu utama muncul sakit kepala. Walaupun tak setiap jenis cuaca menimbulkan sakit kepala, namun ketika cuaca berubah panas, perubahan tingkat kelembaban dan tekanan udara dapat mengubah zat kimiawi dalam otak, yang kemudian memicu sakit kepala. Memang tak mungkin mengubah cuaca, namun kita mungkin mempersiapkan diri terhadap serangan sakit kepala dengan selalu membawa obat pereda rasa sakit.
3. Hormon
Jika Anda seorang wanita, maka Anda sudah tak asing akan hormon yang dapat memicu sakit kepala, terutama hormon yang muncul pada masa menstruasi. Hal ini dapat disebabkan oleh turunnya tingkat estrogen saat menstruasi, dan memicu sakit kepala.
Anda tak dapat mengubah siklus menstruasi tanpa konsultasi dokter, namun jika sakit kepala amat parah, mereka bisa memberikan obat yang dapat membantu kondisi ini.
Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Menstruasi
4. Diet
Diet berperan penting dalam kesehatan dan keberadaan Anda secara keseluruhan, dan bisa jadi faktor penting yang memicu sakit kepala. Beberapa makanan dipercaya sebagai pemicu: keju (terutama keju yang lembut), cokelat, buah-buahan asam, daging diawetkan, kacang-kacangan, panganan asin dan makanan dengan msg.
5 Jenis Diet yang Sebaiknya Anda Hindari
5. Minum
Mengkonsumsi terlalu banyak minuman tertentu seperti teh, kopi atau alkohol dapat memicu hadirnya sakit kepala. Batasi asupan teh dan kopi dalam satu hari, dan sertai dengan air putih. Dehidrasi merupakan salah satu sebab timbulnya sakit kepala.
6 Fakta Pentingnya Minum Air Putih Tiap Hari
6. Terlambat makan
Terlambat makan membuat tingkat gula darah menurun, yang kemudian mendorong sakit kepala. Banyak makan gula juga dapat memicu serangan sakit kepala. Penyebabnya adalah peningkatan gula darah secara cepat. Disarankan untuk mengkonsumsi makanan sehat yang dapat membuat Anda terhindar dari sakit kepala.
7. Kurang tidur
Kurang tidur juga memicu sakit kepala. Ikuti pola tidur yang berimbang: tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan.
Ini Bahayanya Jika Anda Terlalu Banyak Tidur!
8. Terlalu banyak berolah raga
Olahraga baik untuk kesehatan, namun jika terlalu memaksa dan berlebihan akan memicu sakit kepala. Olahraga meningkatkan sirkulasi darah di kepala dan leher, yang menyebabkan pembuluh darah membesar sehingga memicu sakit kepala. Berolahragalah secara berimbang, sekitar tiga sampai lima kali seminggu, untuk dapat membantu menghilangkan stres dan mencegah sakit kepala.
9. Postur malas
Postur badan yang malas-malasan, menekuk akan meningkatkan tekanan di punggung dan leher dapat menjadi penyebab utama sakit kepala akibat ketegangan. Hindari posisi tubuh yang sama dalam waktu lama dan berlatihlah duduk dengan tegak dan punggung yang lurus.
10. Menggesekkan gigi
Sakit kepala pada beberapa orang dapat disebabkan oleh kebiasaan menggesekan gigi di malam hari. Untungnya dokter gigi telah menciptakan alat pelindung gigi yang mencegah gigi bergesekan saat tidur.
Jika Anda tak yakin apa yang memicu sakit kepala, cobalah membuat catatan yang merekam keadaan cuaca, konsumsi makanan dan minuman, dan aktifitas oleh raga apa yang sedang Anda lakukan di kisaran waktu sakit kepala menyerang. Lakukan terus untuk melihat apakah Anda bisa mengidentifikasi polanya. Setelah mengetahui apa yang memicu sakit kepala, Anda dapat menghindari penyebab-penyebab tersebut.(www.panadol.com)
Senin, 28 September 2015

Mengenal Alergi pada Tubuh
Banyak dari kita tentunya pernah dengar istilah alergi bahkan tidak sedikit yang mengalaminya. Namun sedikit yang mengerti apa sebenarnya alergi itu. Secara klinis alergi merupakan sebuah kondisi di mana tubuh memiliki respon yang berlebihan terhadap suatu zat.
9 Macam Alergi yang Unik
Agar Alergi Tak Sering Mengganggu di Musim Hujan
Alergen atau substansi pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serbuk sari bahkan cuaca.
Proses terjadinya alergi
Seseorang terkena alergen dengan cara menghirup, menelan, atau kontak alergen dengan kulitnya. Setelah seseorang terkena alergen, akan terjadi rangkaian reaksi alergi sebagai berikut:
Secara umum, gejala dari reaksi alergi terhadap alergen meliputi:
Reaksi alergi yang paling parah disebut anafilaksis. Jika terjadi anafilaksis, alergen menyebabkan seluruh tubuh bereaksi terhadap alergi yang dapat mencakup:
Orang yang bisa memiliki alergi
Andat tidak perlu khawatir karena tidak semua orang memiliki alergi. Hanya orang yang mempunyai riwayat dalam keluarga saja yang cenderung mewarisi alergi, walaupun tidak ke satu alergen tertentu. Bila salah satu orangtua memiliki alergi, maka anak mereka memiliki kesempatan 50% memiliki alergi. Risiko akan naik sampai 75% jika kedua orangtua memiliki alergi.
Untuk memeriksa apakah anda memiliki alergi terhadap suatu zat, dapat dilakukan uji sensitivitas di pelayanan kesehatan seperti laboratorium klinik atau rumah sakit. Cara paling ampuh dalam mencegah alergi adalah menghindari diri dari substansi pemicunya atau alergen. Tapi jika gejala-gejala alergi terlanjur muncul, ada beberapa obat anti-alergi yang bisa membantu. (http://dokita.co)
9 Macam Alergi yang Unik
Agar Alergi Tak Sering Mengganggu di Musim Hujan
Alergen atau substansi pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serbuk sari bahkan cuaca.
Proses terjadinya alergi
Seseorang terkena alergen dengan cara menghirup, menelan, atau kontak alergen dengan kulitnya. Setelah seseorang terkena alergen, akan terjadi rangkaian reaksi alergi sebagai berikut:
- Tubuh mulai memproduksi antibodi jenis tertentu, yang disebut IgE, untuk mengikat allergen.
- Antibodi melekat pada sel darah yang disebut sel mast. Sel mast dapat ditemukan di saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan tempat lainnya. Kehadiran sel mast pada saluran pernapasan dan saluran pencernaan membuat daerah ini lebih rentan terhadap paparan alergen.
- Alergen terikat dengan IgE, yang melekat pada sel mast. Hal ini menyebabkan sel mast melepaskan bermacam bahan kimia ke dalam darah. Senyawa kimia utama seperti histamin, menyebabkan sebagian besar gejala reaksi alergi.
Secara umum, gejala dari reaksi alergi terhadap alergen meliputi:
- Gatal, mata merah dan berair
- Hidung gatal dan beringus
- Ruam pada kulit
- Merasa lelah atau sakit
- Gatal-gatal (ruam dengan bercak-bercak merah)
- Bersin-bersin
- Batuk-batuk
- Sesak napas
- Terjadi pembengkakan di bagian tubuh yang berpapasan dengan alergen, misalnya wajah, mulut dan lidah
- Alergi makanan. Reaksi alergi terhadap alergen makanan, yang dapat juga menyebabkan kram perut, muntah, atau diare.
- Sengatan serangga. Reaksi alergi terhadap sengatan dari lebah atau serangga lain, yang dapat menyebabkan pembengkakan lokal, kemerahan, dan rasa nyeri.
- Gejala ringan, yang mungkin hampir tidak terlalu mencolok. Gejala ini hanya membuat Anda merasa sedikit tidak enak badan.
- Gejala menengah, yang dapat membuat Anda merasa sakit, seolah-olah Anda terkena flu atau pilek.
- Reaksi alergi yang parah, yang membuat Anda sakit bahkan terasa lumpuh.
Reaksi alergi yang paling parah disebut anafilaksis. Jika terjadi anafilaksis, alergen menyebabkan seluruh tubuh bereaksi terhadap alergi yang dapat mencakup:
- Gatal-gatal di seluruh tubuh tidak hanya di daerah terkena alergen
- Mengi atau sesak napas
- Suara serak atau sesak di tenggorokan
- Kesemutan di tangan, kaki, bibir, atau kulit kepala
Orang yang bisa memiliki alergi
Andat tidak perlu khawatir karena tidak semua orang memiliki alergi. Hanya orang yang mempunyai riwayat dalam keluarga saja yang cenderung mewarisi alergi, walaupun tidak ke satu alergen tertentu. Bila salah satu orangtua memiliki alergi, maka anak mereka memiliki kesempatan 50% memiliki alergi. Risiko akan naik sampai 75% jika kedua orangtua memiliki alergi.
Untuk memeriksa apakah anda memiliki alergi terhadap suatu zat, dapat dilakukan uji sensitivitas di pelayanan kesehatan seperti laboratorium klinik atau rumah sakit. Cara paling ampuh dalam mencegah alergi adalah menghindari diri dari substansi pemicunya atau alergen. Tapi jika gejala-gejala alergi terlanjur muncul, ada beberapa obat anti-alergi yang bisa membantu. (http://dokita.co)
Kamis, 10 September 2015

7 Cara Menangkal Migrain Saat Bekerja
Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan masalah kesehatan yang sangat mengganggu dan menyakitkan, penderita migran tidak dapat melakukan akfititasnya dengan normal bila sedang kambuh, konsentrasi penderita cenderung terganggu.
Tak perlu panik bila migrain menyerang Anda saat bekerja. Berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menangkal migrain saat bekerja.
1. Bereaksi
Saat tiba-tiba migrain datang menyerang, segera lakukan sesuatu. Minum obat, lalu luangkan waktu untuk berjalan-jalan di lingkungan kerja atau letakkan kepala Anda di atas meja untuk tidur sebentar. Ini akan membuat Anda lebih segar dan mengurangi rasa sakit di kepala karena migrain. Semakin cepat Anda merespon, semakin besar kesempatan Anda untuk mengusirnya dengan cepat.
2. Beradaptasi
Untuk membantu menangkal migrain yang menyerang, lakukan adaptasi apapun yang Anda bisa. Jika memungkinkan, redupkan lampu ruangan dan cahaya layar monitor Anda. Matikan nada dering ponsel dan tutup pintu ruangan untuk meminimalkan risiko gangguan cahaya dan suara.
3. Buat prioritas
Tentunya saat migrain konsentrasi dan produktivitas sulit untuk berkompromi. Segera identifikasikan, mana tugas terpenting yang harus segera diselesaikan dan mana yang bisa didelegasikan atau dijadwalkan kembali sebagai bentuk tanggung jawab Anda. Usahakan untuk menghemat energi, agar Anda bisa menyelesaikan tugas penting dengan maksimal. Selesaikan dengan cepat dan efisien. Ini bukan saatnya terlalu memerhatikan setiap detil demi mencapai kesempurnaan.
4. Perbanyak minum
Ternyata kekurangan cairan bisa memicu munculnya migrain. Oleh sebab itu, selalu sediakan botol atau gelas berisi air di meja kerja, agar Anda tak lupa untuk minum air dan tak menunggu hingga sangat haus untuk minum. Bahkan minum sedikit pun akan membuat perbedaan pada tubuh Anda.
5. Makan
Bisa jadi rasa lapar yang memicu munculnya migrain dan makanan bisa menjadi obat penolong. Mengonsumsi sedikit makanan ringan dapat menjaga energi Anda dan mencegah timbulnya mual.
6. Pemulihan
Setelah migrain berlalu, beri waktu pada diri Anda untuk merasa benar-benar pulih. Tentu dibutuhkan waktu untuk menghilangkan lelah, lemah, dan sakit kepala berat. Jangan paksakan diri untuk langsung menyelesaikan semua pekerjaan, hingga Anda benar-benar merasa sehat.
7. Pencegahan
Pencegahan merupakam cara yang paling ampuh dan efektif untuk menghilangkan migrain. Pelajari apa yang menjadi penyebab munculnya migrain, mulai dari makanan hingga gaya hidup. Setelah Anda menemukannya, segera singkirkan dari rutinitas harian Anda.
Semoga tujuh cara menangkal migrain saat bekerja bermanfaat bagi Anda.
Tak perlu panik bila migrain menyerang Anda saat bekerja. Berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menangkal migrain saat bekerja.
1. Bereaksi
Saat tiba-tiba migrain datang menyerang, segera lakukan sesuatu. Minum obat, lalu luangkan waktu untuk berjalan-jalan di lingkungan kerja atau letakkan kepala Anda di atas meja untuk tidur sebentar. Ini akan membuat Anda lebih segar dan mengurangi rasa sakit di kepala karena migrain. Semakin cepat Anda merespon, semakin besar kesempatan Anda untuk mengusirnya dengan cepat.
2. Beradaptasi
Untuk membantu menangkal migrain yang menyerang, lakukan adaptasi apapun yang Anda bisa. Jika memungkinkan, redupkan lampu ruangan dan cahaya layar monitor Anda. Matikan nada dering ponsel dan tutup pintu ruangan untuk meminimalkan risiko gangguan cahaya dan suara.
3. Buat prioritas
Tentunya saat migrain konsentrasi dan produktivitas sulit untuk berkompromi. Segera identifikasikan, mana tugas terpenting yang harus segera diselesaikan dan mana yang bisa didelegasikan atau dijadwalkan kembali sebagai bentuk tanggung jawab Anda. Usahakan untuk menghemat energi, agar Anda bisa menyelesaikan tugas penting dengan maksimal. Selesaikan dengan cepat dan efisien. Ini bukan saatnya terlalu memerhatikan setiap detil demi mencapai kesempurnaan.
4. Perbanyak minum
Ternyata kekurangan cairan bisa memicu munculnya migrain. Oleh sebab itu, selalu sediakan botol atau gelas berisi air di meja kerja, agar Anda tak lupa untuk minum air dan tak menunggu hingga sangat haus untuk minum. Bahkan minum sedikit pun akan membuat perbedaan pada tubuh Anda.
5. Makan
Bisa jadi rasa lapar yang memicu munculnya migrain dan makanan bisa menjadi obat penolong. Mengonsumsi sedikit makanan ringan dapat menjaga energi Anda dan mencegah timbulnya mual.
6. Pemulihan
Setelah migrain berlalu, beri waktu pada diri Anda untuk merasa benar-benar pulih. Tentu dibutuhkan waktu untuk menghilangkan lelah, lemah, dan sakit kepala berat. Jangan paksakan diri untuk langsung menyelesaikan semua pekerjaan, hingga Anda benar-benar merasa sehat.
7. Pencegahan
Pencegahan merupakam cara yang paling ampuh dan efektif untuk menghilangkan migrain. Pelajari apa yang menjadi penyebab munculnya migrain, mulai dari makanan hingga gaya hidup. Setelah Anda menemukannya, segera singkirkan dari rutinitas harian Anda.
Semoga tujuh cara menangkal migrain saat bekerja bermanfaat bagi Anda.
Jumat, 21 Agustus 2015

7 Penyakit Kanker yang Bisa Dicegah dengan Minum Teh Hijau
Manfaat sehat teh hijau sudah sangat terkenal dan diketahui banyak orang. Teh hijau bisa sebagai pengganti minuman seperti kopi yang lebih sehat karena kandungan kafeinnya yang rendah.
Selain itu teh hijau mengandung antioksidan alami yang sangat kuat yang disebut dengan polifenol. Antioksidan jenis ini membantu menyehatkan tubuh, kulit, dan rambut, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.
Berikut ini beberapa jenis kanker yang bisa dicegah dengan minum teh hijau secara rutin yang sebaiknya Anda tahu
1. Kanker prostat
Bagi para pria, ada baiknya jika menambahkan teh hijau ke dalam menu minuman Anda sehari-hari agar dapat membantu mencegah kanker prostat. Kandungan vitamin K di dalam teh hijau sangat bermanfaat untuk mencegah bertumbuhnya sel kanker di prostat dan saluran kemih.
2. Kanker payudara
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang sangat ditakuti oleh wanita. Namun dengan rajin meminum teh hijau di pagi hari dapat membantu wanita untuk terhindar dari kanker payudara. Kandungan polyphenon E di dalam teh hijau dapat mencegah bertumbuhnya sel kanker di payudara.
3. Kanker paru-paru
Menurut penelitian kesehatan terbaru, minum teh hijau dapat mengurangi risiko kanker paru terutama bagi perokok. Adanya kandungan antioksidan di dalam teh hijau inilah yang menjadi penyebab menurunnya risiko kanker paru-paru.
4. Kanker perut
Manfaat mengonsumsi teh hijau lainnya yaitu untuk mencegah peradangan dalam usus yang bisa menjadi penyebab kanker perut. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mulailah rajin untuk minum teh hijau setiap hari.
5. Kanker kulit
Meskipun memakan waktu lama, namun jika Anda rajin minum teh hijau maka kanker kulit bisa hilang dengan mudah sebab sifat-sifat yang hadir dalam teh hijau membantu mematikan sel-sel kanker.
6. Kanker usus
Selain mampu mencegah kanker perut, teh hijau juga akan memberikan perlindungan pada kesehatan usus Anda. Sehingga Anda dapat terhindar dari risiko kanker usus besar.
7. Kanker ovarium
Minum teh hijau juga bermanfaat bagi wanita untuk mencegah kanker ovarium. Tingginya kandungan antioksidan dalam teh hijau dapat memberikan perlindungan di ovarium Anda. Wanita sebaiknya disarankan untuk minum teh hijau 2 cangkir per hari.
Itulah manfaat minum teh hijau untuk mencegah berbagai macam jenis kanker. Tidak ada salahnya jika Anda mulai rajin minum teh hijau setiap hari agar terhindar dari ancaman kanker.
Selain itu teh hijau mengandung antioksidan alami yang sangat kuat yang disebut dengan polifenol. Antioksidan jenis ini membantu menyehatkan tubuh, kulit, dan rambut, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.
Berikut ini beberapa jenis kanker yang bisa dicegah dengan minum teh hijau secara rutin yang sebaiknya Anda tahu
1. Kanker prostat
Bagi para pria, ada baiknya jika menambahkan teh hijau ke dalam menu minuman Anda sehari-hari agar dapat membantu mencegah kanker prostat. Kandungan vitamin K di dalam teh hijau sangat bermanfaat untuk mencegah bertumbuhnya sel kanker di prostat dan saluran kemih.
2. Kanker payudara
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang sangat ditakuti oleh wanita. Namun dengan rajin meminum teh hijau di pagi hari dapat membantu wanita untuk terhindar dari kanker payudara. Kandungan polyphenon E di dalam teh hijau dapat mencegah bertumbuhnya sel kanker di payudara.
3. Kanker paru-paru
Menurut penelitian kesehatan terbaru, minum teh hijau dapat mengurangi risiko kanker paru terutama bagi perokok. Adanya kandungan antioksidan di dalam teh hijau inilah yang menjadi penyebab menurunnya risiko kanker paru-paru.
4. Kanker perut
Manfaat mengonsumsi teh hijau lainnya yaitu untuk mencegah peradangan dalam usus yang bisa menjadi penyebab kanker perut. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mulailah rajin untuk minum teh hijau setiap hari.
5. Kanker kulit
Meskipun memakan waktu lama, namun jika Anda rajin minum teh hijau maka kanker kulit bisa hilang dengan mudah sebab sifat-sifat yang hadir dalam teh hijau membantu mematikan sel-sel kanker.
6. Kanker usus
Selain mampu mencegah kanker perut, teh hijau juga akan memberikan perlindungan pada kesehatan usus Anda. Sehingga Anda dapat terhindar dari risiko kanker usus besar.
7. Kanker ovarium
Minum teh hijau juga bermanfaat bagi wanita untuk mencegah kanker ovarium. Tingginya kandungan antioksidan dalam teh hijau dapat memberikan perlindungan di ovarium Anda. Wanita sebaiknya disarankan untuk minum teh hijau 2 cangkir per hari.
Itulah manfaat minum teh hijau untuk mencegah berbagai macam jenis kanker. Tidak ada salahnya jika Anda mulai rajin minum teh hijau setiap hari agar terhindar dari ancaman kanker.
Kamis, 13 Agustus 2015

Mengapa Harus Melakukan Medical Check Up?
Kesehatan itu sangat penting dan mahal harganya, namun bila sakit sudah menyerang biaya yang dikeluarkan bisa lebih mahal lagi. Karena itu, mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk pencegahan sebelum penyakit menyerang, medical check up dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi suatu penyakit sejak dini.
Semakin dini suatu penyakit terdeteksi, maka makin cepat penanganan yang dapat diberikan. Sehingga, penyakit tidak berlanjut ke tahap yang lebih serius, sekaligus mencegah pengobatan yang lebih rumit.
Untuk Apa Melakukan Medical Check Up
Medical check up diperlukan oleh wanita dan laki-laki, baik yang berusia muda maupun lanjut usia. Orang yang terlihat sehat pun perlu melakukan medical check up, terutama untuk memeriksa tingkat kesehatan serta kemungkinan adanya penyakit serius yang belum menunjukkan gejala.
Secara umum, berikut ini bisa menjadi daftar hal-hal yang diperiksa melalui medical check up.
Berat Badan
Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, dan kanker. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan osteoporosis, dan anemia. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan BMI tiap 2 tahun sekali bagi orang berusia di bawah 50 tahun dan setahun sekali untuk usia di atas 50 tahun.
Body Mass Index atau BMI dapat dihitung sendiri di rumah. Caranya: berat badan (kg) / tinggi (m)2. BMI normal adalah 18,5 hingga 24,9. Namun jika Anda mengalami penurunan berat badan secara drastis, kegemukan, atau memiliki BMI yang tidak normal, segera konsultasikan kepada dokter untuk menanganinya.
Gula Darah
Tes ini idealnya dilakukan bagi orang berusia 45 tahun ke atas, setidaknya tiap tiga tahun sekali. Namun, jika Anda memiliki risiko diabetes melitus, konsultasikan pada dokter untuk segera menjalani tes, dan lebih sering misalnya tiap tahun.
Selain itu, jika Anda mengalami gejala seperti berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas, sering merasa haus dan lapar, kesemutan pada tangan atau kaki, serta sering buang air kecil, segera lakukan tes ini untuk memastikan kemungkinan diabetes. Sebelum melakukan tes, Anda disarankan berpuasa selama 8 jam. Tes gula darah puasa akan menunjukkan salah satu hasil berikut:
Tekanan darah normal untuk usia di bawah 60 tahun adalah bilangan atas (sistolik) kurang dari 140 mm Hg dan bilangan bawah (diastolik) kurang dari 90, atau dibaca 140/90. Sedangkan pada usia di atas 60 tahun, standar normalnya adalah kurang dari 150/90 mm Hg. Tekanan darah di atas angka normal berarti hipertensi (tekanan darah tinggi).
Untuk orang normal, tes dapat dilakukan tiap 1-2 tahun. Sedangkan orang yang mengidap hipertensi atau hipotensi perlu melakukan tes tiap tahun atau lebih sering.
Kolesterol
Kolesterol pada dasarnya merupakan jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jika jumlahnya berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah, memicu penyakit jantung, dan stroke. Nilai kolesterol normal adalah sebagai berikut :
Kesehatan Jantung
Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Dengan tes ini dapat dideteksi adanya detak jantung tidak normal atau gangguan lain seperti pembuluh darah yang tersumbat. Tes ini dilakukan jika Anda mengalami gejala penyakit jantung, seperti nyeri di bagian dada atau jantung berdebar.
Mata
Periksakan mata setiap 1-2 tahun terutama jika Anda mengalami masalah penglihatan. Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi:
Kanker kulit adalah tumbuhnya sel di dalam kulit secara tidak terkontrol. Untuk mendeteksi kanker kulit, dapat dilakukan pemeriksaan dan jika dibutuhkan dapat dilakukan pengambilan sampel kulit atau biopsi kulit.
Tes dapat dilakukan segera ketika ditemukan perubahan tidak normal pada kulit, seperti ada benjolan; tahi lalat yang berubah warna, ukuran, atau berdarah; atau adanya jaringan abnormal pada kulit berwarna merah, putih, biru, atau kehitaman dengan perbatasan yang tidak teratur.
Telinga
Audiometri (tes pendengaran) digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan pada bayi dan anak-anak diperlukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang dapat mengganggu kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Anda pada suara.
Gigi
Faktanya tidak ada seorang pun yang terbebas dari plak dan karang gigi. Karena itu, diperlukan pemeriksaan gigi rutin tiap 6 bulan sejak dini untuk mendeteksi kondisi-kondisi seperti abses atau bengkak bernanah akibat infeksi, kerusakan di antara gigi, kerusakan tulang rahang, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atau tumor.
Jika ditemukan karang gigi, dokter akan membersihkannya atau scaling. Selain itu, jika ditemukan tanda-tanda masalah pada gigi, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan X-ray untuk menentukan tindakan medis yang dibutuhkan.
Tulang
Tes kepadatan tulang bertujuan untuk mengetahui kekuatan tulang dan membantu mendiagnosis osteoporosis (tulang keropos). Pemeriksaan dilakukan dengan X-ray atau CT scan. Tes perlu dilakukan oleh wanita berusia 65 tahun ke atas, laki-laki usia 70 tahun ke atas, atau siapa pun yang berisiko osteoporosis. Faktor risiko meliputi penggunaan obat steroid dalam jangka panjang, merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, berat badan terlalu rendah, atau ada riwayat osteoporosis dalam keluarga.
Lainnya
Di samping pemeriksaan di atas, beberapa tes kesehatan lain mungkin diperlukan seperti pemeriksaan penyakit menular seksual (PMS) dan hepatitis B bagi orang yang aktif secara seksual dan memiliki pasangan seks lebih dari satu, serta pemeriksaan penyakit paru-paru bagi perokok berat.
Selain medical check up yang disebutkan di atas, pastikan Anda juga tahu akan pemeriksaan-pemeriksaan tertentu untuk mendeteksi beberapa jenis kanker, yang bisa muncul secara diam-diam, tanpa gejala apa pun. Medical check up merupakan langkah antisipasi yang efektif untuk mendeteksi risiko keberadaan penyakit di dalam tubuh. Lakukanlah pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah perkembangan tingkat penyakit yang lebih parah.(alodokter.com)
Semakin dini suatu penyakit terdeteksi, maka makin cepat penanganan yang dapat diberikan. Sehingga, penyakit tidak berlanjut ke tahap yang lebih serius, sekaligus mencegah pengobatan yang lebih rumit.
Untuk Apa Melakukan Medical Check Up
Medical check up diperlukan oleh wanita dan laki-laki, baik yang berusia muda maupun lanjut usia. Orang yang terlihat sehat pun perlu melakukan medical check up, terutama untuk memeriksa tingkat kesehatan serta kemungkinan adanya penyakit serius yang belum menunjukkan gejala.
Secara umum, berikut ini bisa menjadi daftar hal-hal yang diperiksa melalui medical check up.
Berat Badan
Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, dan kanker. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, mengakibatkan osteoporosis, dan anemia. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan BMI tiap 2 tahun sekali bagi orang berusia di bawah 50 tahun dan setahun sekali untuk usia di atas 50 tahun.
Body Mass Index atau BMI dapat dihitung sendiri di rumah. Caranya: berat badan (kg) / tinggi (m)2. BMI normal adalah 18,5 hingga 24,9. Namun jika Anda mengalami penurunan berat badan secara drastis, kegemukan, atau memiliki BMI yang tidak normal, segera konsultasikan kepada dokter untuk menanganinya.
Gula Darah
Tes ini idealnya dilakukan bagi orang berusia 45 tahun ke atas, setidaknya tiap tiga tahun sekali. Namun, jika Anda memiliki risiko diabetes melitus, konsultasikan pada dokter untuk segera menjalani tes, dan lebih sering misalnya tiap tahun.
Selain itu, jika Anda mengalami gejala seperti berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas, sering merasa haus dan lapar, kesemutan pada tangan atau kaki, serta sering buang air kecil, segera lakukan tes ini untuk memastikan kemungkinan diabetes. Sebelum melakukan tes, Anda disarankan berpuasa selama 8 jam. Tes gula darah puasa akan menunjukkan salah satu hasil berikut:
- Normal: 70-100 mg/dL
- Pra diabetes: 100-125 mg/dL
- Diabetes: ≥ 126 mg/dL
Tekanan darah normal untuk usia di bawah 60 tahun adalah bilangan atas (sistolik) kurang dari 140 mm Hg dan bilangan bawah (diastolik) kurang dari 90, atau dibaca 140/90. Sedangkan pada usia di atas 60 tahun, standar normalnya adalah kurang dari 150/90 mm Hg. Tekanan darah di atas angka normal berarti hipertensi (tekanan darah tinggi).
Untuk orang normal, tes dapat dilakukan tiap 1-2 tahun. Sedangkan orang yang mengidap hipertensi atau hipotensi perlu melakukan tes tiap tahun atau lebih sering.
Kolesterol
Kolesterol pada dasarnya merupakan jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jika jumlahnya berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah, memicu penyakit jantung, dan stroke. Nilai kolesterol normal adalah sebagai berikut :
- Kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL) sebaiknya di atas 60 mg/dL.
- Kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) sebaiknya di bawah 100 mg/dL.
- Trigliserida sebaiknya kurang dari 150 mg/dL.
- Total kolesterol sebaiknya di bawah 200mg/dL.
Kesehatan Jantung
Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Dengan tes ini dapat dideteksi adanya detak jantung tidak normal atau gangguan lain seperti pembuluh darah yang tersumbat. Tes ini dilakukan jika Anda mengalami gejala penyakit jantung, seperti nyeri di bagian dada atau jantung berdebar.
Mata
Periksakan mata setiap 1-2 tahun terutama jika Anda mengalami masalah penglihatan. Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi:
- Retinopati, kerusakan pembuluh darah di belakang mata misalnya akibat diabetes.
- Glaukoma, kerusakan saraf optik serta meningkatnya tekanan mata.
- Katarak, mata berkabut.
Kanker kulit adalah tumbuhnya sel di dalam kulit secara tidak terkontrol. Untuk mendeteksi kanker kulit, dapat dilakukan pemeriksaan dan jika dibutuhkan dapat dilakukan pengambilan sampel kulit atau biopsi kulit.
Tes dapat dilakukan segera ketika ditemukan perubahan tidak normal pada kulit, seperti ada benjolan; tahi lalat yang berubah warna, ukuran, atau berdarah; atau adanya jaringan abnormal pada kulit berwarna merah, putih, biru, atau kehitaman dengan perbatasan yang tidak teratur.
Telinga
Audiometri (tes pendengaran) digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan pada bayi dan anak-anak diperlukan untuk mendeteksi masalah pendengaran yang dapat mengganggu kemampuan belajar, berbicara, dan memahami bahasa. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Anda pada suara.
Gigi
Faktanya tidak ada seorang pun yang terbebas dari plak dan karang gigi. Karena itu, diperlukan pemeriksaan gigi rutin tiap 6 bulan sejak dini untuk mendeteksi kondisi-kondisi seperti abses atau bengkak bernanah akibat infeksi, kerusakan di antara gigi, kerusakan tulang rahang, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atau tumor.
Jika ditemukan karang gigi, dokter akan membersihkannya atau scaling. Selain itu, jika ditemukan tanda-tanda masalah pada gigi, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan X-ray untuk menentukan tindakan medis yang dibutuhkan.
Tulang
Tes kepadatan tulang bertujuan untuk mengetahui kekuatan tulang dan membantu mendiagnosis osteoporosis (tulang keropos). Pemeriksaan dilakukan dengan X-ray atau CT scan. Tes perlu dilakukan oleh wanita berusia 65 tahun ke atas, laki-laki usia 70 tahun ke atas, atau siapa pun yang berisiko osteoporosis. Faktor risiko meliputi penggunaan obat steroid dalam jangka panjang, merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, berat badan terlalu rendah, atau ada riwayat osteoporosis dalam keluarga.
Lainnya
Di samping pemeriksaan di atas, beberapa tes kesehatan lain mungkin diperlukan seperti pemeriksaan penyakit menular seksual (PMS) dan hepatitis B bagi orang yang aktif secara seksual dan memiliki pasangan seks lebih dari satu, serta pemeriksaan penyakit paru-paru bagi perokok berat.
Selain medical check up yang disebutkan di atas, pastikan Anda juga tahu akan pemeriksaan-pemeriksaan tertentu untuk mendeteksi beberapa jenis kanker, yang bisa muncul secara diam-diam, tanpa gejala apa pun. Medical check up merupakan langkah antisipasi yang efektif untuk mendeteksi risiko keberadaan penyakit di dalam tubuh. Lakukanlah pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah perkembangan tingkat penyakit yang lebih parah.(alodokter.com)
Senin, 20 Juli 2015

Agar Badan Tidak Melar Sehabis Lebaran
Saat bersilaturahmi lebaran ke rumah sanak saudara, biasanya menu yang kerap disajikan kebanyakan bukan menu yang sehat, cenderung bersantan, berlemak, dan manis-manis. Jika kita tidak bisa mengontrolnya, tentunya berat badan bisa naik dan beberapa penyakit biasanya muncul setelah lebaran.
Tips Tetap Sehat di Hari Lebaran
Pentingnya Check Up Kesehatan Setelah Lebaran
Agar badan tidak melar sehabis lebaran, berikut ini beberap tips yang bisa Anda lakukan, diantaranya :
1. Atur lauk yang dikonsumsi
Anda tetap harus makan namun perhatikan porsi makanan yang dikonsumsi dan selektif memilih makanan. Misalnya Anda makan opor ayam, tapi kuahnya tidak usah ikut dimakan. Makanan bersantan, apalagi ditambah gorengan misalnya ada kerupuk atau keripik harus dihindari atau kurangi jumlahnya.
2. Kurangi minuman manis
Minuman manis seperti es buah atau sirup merupakan sajian minuman wajib saat bertandang ke rumah sanak saudara. Untuk itu batasi minuman manis dan perbanyak minum air putih. Kalau mau minum manis usahakan satu macam saja, karena bila terlalu banyak berbahaya apalagi yang memiliki riwayat diabetes atau kolesterol.
7 Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Minum Air
6 Fakta Pentingnya Minum Air Putih Tiap Hari
3. Batasi kue kering
Kandungan kalori dalam satu kue kering bisa sampai 50 kalori. Batas maksimal konsumsi kue kering cukup 3 sampai 4 saja, Bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi, makannya cukup satu atau dua saja, karena kue kering itu mengandung kolesterol yang tinggi.
4. Perbanyak makan buah dan sayur
Batasi makanan manis, berlemak, dan bersantan, namun perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Dengan dialihkan ke banyak makan sayur dan buah, maka perut kita kenyang dan menurunkan nafsu untuk makan yang lainnya.
5. Jangan lupa olahraga
Saat Anda sibuk merayakan lebaran, minimal sempatkan jalan kaki selama 30 menit sehari. Anda bisa menjadikan momen tidak ada pembantu rumah tangga menjadi ajang bersih-bersih rumah sekaligus berolahraga.
Semoga tips agar badan tidak melar sehabis lebaran bermanfaat bagi Anda. Salam sehat.(detikhealth.com)
Tips Tetap Sehat di Hari Lebaran
Pentingnya Check Up Kesehatan Setelah Lebaran
Agar badan tidak melar sehabis lebaran, berikut ini beberap tips yang bisa Anda lakukan, diantaranya :
1. Atur lauk yang dikonsumsi
Anda tetap harus makan namun perhatikan porsi makanan yang dikonsumsi dan selektif memilih makanan. Misalnya Anda makan opor ayam, tapi kuahnya tidak usah ikut dimakan. Makanan bersantan, apalagi ditambah gorengan misalnya ada kerupuk atau keripik harus dihindari atau kurangi jumlahnya.
2. Kurangi minuman manis
Minuman manis seperti es buah atau sirup merupakan sajian minuman wajib saat bertandang ke rumah sanak saudara. Untuk itu batasi minuman manis dan perbanyak minum air putih. Kalau mau minum manis usahakan satu macam saja, karena bila terlalu banyak berbahaya apalagi yang memiliki riwayat diabetes atau kolesterol.
7 Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Minum Air
6 Fakta Pentingnya Minum Air Putih Tiap Hari
3. Batasi kue kering
Kandungan kalori dalam satu kue kering bisa sampai 50 kalori. Batas maksimal konsumsi kue kering cukup 3 sampai 4 saja, Bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi, makannya cukup satu atau dua saja, karena kue kering itu mengandung kolesterol yang tinggi.
4. Perbanyak makan buah dan sayur
Batasi makanan manis, berlemak, dan bersantan, namun perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Dengan dialihkan ke banyak makan sayur dan buah, maka perut kita kenyang dan menurunkan nafsu untuk makan yang lainnya.
5. Jangan lupa olahraga
Saat Anda sibuk merayakan lebaran, minimal sempatkan jalan kaki selama 30 menit sehari. Anda bisa menjadikan momen tidak ada pembantu rumah tangga menjadi ajang bersih-bersih rumah sekaligus berolahraga.
Semoga tips agar badan tidak melar sehabis lebaran bermanfaat bagi Anda. Salam sehat.(detikhealth.com)
Rabu, 25 Maret 2015

Yuk Cek Kesehatan, Ada Promo Istimewa di Laboratorium Klinik CITO
Memang umumnya kebiasaan masyarakat kita, apabila seseorang merasa tidak ada keluhan dalam tubuhnya, mereka yakin tubuhnya sehat dan tidak harus melakukan pemeriksaan kesehatan. Padahal hal tersebut belum tentu benar. Ada penyakit yang tidak menampakkan gejalanya di awal, tetapi ketika terdeteksi sudah terkena penyakit kronis dalam tingkat yang parah, seperti penyakit diabetes, gangguan fungsi hati dan penyakit ginjal, serta hipertensi.
Untuk menambah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya cek kesehatan, Laboratorium Klinik CITO yang telah berpengalaman dalam layanan medical check up, dalam ulang tahun nya yang ke 48 mempersembahkan promo cek kesehatan hemat dengan panel pemeriksaan gula, kolesterol, SGPT, kreatinin, dan tensi selama bulan April 2015.
Tak perlu biaya banyak, Anda cukup membayar 100 ribu untuk memperoleh manfaat pemeriksaan kesehatan seperti di bawah ini :
Gula Puasa
Bertujuan untuk membantu mendiagnosa diabetes dan untuk memantau kesehatan orang-orang yang telah menjalani diagnosis diabetes. Orang dengan diabetes sering memiliki kadar gula darah yang tinggi dalam darah mereka. Mengurangi kadar glukosa merupakan bagian penting dari pengobatan diabetes. Hal ini karena jika kadar glukosa darah terlalu tinggi, berbagai komplikasi serius, seperti gangguan fungsi ginjal atau kerusakan saraf, dapat terjadi.
Kolesterol
Bertujuan untuk melakukan pemeriksaan lebih spesifik terhadap fungsi metabolisme tubuh, khususnya lemak. Bila kadar kolesterol tinggi dalam darah, akan menimbulkan risiko munculnya berbagai macam penyakit, seperti jantung koroner, stroke, penyakit pembuluh darah, maupun penyakit degeneratif lainnya.
SGPT
Merupakan singkatan dari Serum Glutamic Pyruvic Transaminase, tes ini bertujuan untuk mendeteksi adanya ganguan fungsi hati. SGPT akan dilepaskan ke dalam darah ketika ada gangguan fungsi hati. Penyebabnya bisa karena hati terinfeksi virus, keracunana zat kimia, konsumsi minuman beralkohol, konsumsi obat dalam jangka panjang, dan pola makan.
Kreatinin
Bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap fungsi ginjal sebagai fungsi ekresi, sekresi dan metabolisme tubuh. Pemeriksaan kadar kreatinin dalam darah ini juga dapat mengetahui adanya gagal ginjal akut atau tidak, suatu sindrom klinis yang ditandai dengan penurunan mendadak (dalam beberapa jam sampai beberapa hari) kecepatan penyaringan ginjal, disertai dengan penumpukan sisa metabolisme ginjal (ureum dan kreatinin).
Sehat tidak perlu biaya mahal. Segera ke Laboratorium Klinik CITO terdekat, atau pre order secara online melalui www.labcito.co.id. Dan perlu diingat, kesehatan merupakan investasi yang penting dan jangka panjang. Lakukan gaya hidup sehat dan cek kesehatan secara rutin. Semoga bermanfaat, salam sehat!
Untuk menambah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya cek kesehatan, Laboratorium Klinik CITO yang telah berpengalaman dalam layanan medical check up, dalam ulang tahun nya yang ke 48 mempersembahkan promo cek kesehatan hemat dengan panel pemeriksaan gula, kolesterol, SGPT, kreatinin, dan tensi selama bulan April 2015.
Tak perlu biaya banyak, Anda cukup membayar 100 ribu untuk memperoleh manfaat pemeriksaan kesehatan seperti di bawah ini :
Gula Puasa
Bertujuan untuk membantu mendiagnosa diabetes dan untuk memantau kesehatan orang-orang yang telah menjalani diagnosis diabetes. Orang dengan diabetes sering memiliki kadar gula darah yang tinggi dalam darah mereka. Mengurangi kadar glukosa merupakan bagian penting dari pengobatan diabetes. Hal ini karena jika kadar glukosa darah terlalu tinggi, berbagai komplikasi serius, seperti gangguan fungsi ginjal atau kerusakan saraf, dapat terjadi.
Kolesterol
Bertujuan untuk melakukan pemeriksaan lebih spesifik terhadap fungsi metabolisme tubuh, khususnya lemak. Bila kadar kolesterol tinggi dalam darah, akan menimbulkan risiko munculnya berbagai macam penyakit, seperti jantung koroner, stroke, penyakit pembuluh darah, maupun penyakit degeneratif lainnya.
SGPT
Merupakan singkatan dari Serum Glutamic Pyruvic Transaminase, tes ini bertujuan untuk mendeteksi adanya ganguan fungsi hati. SGPT akan dilepaskan ke dalam darah ketika ada gangguan fungsi hati. Penyebabnya bisa karena hati terinfeksi virus, keracunana zat kimia, konsumsi minuman beralkohol, konsumsi obat dalam jangka panjang, dan pola makan.
Kreatinin
Bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap fungsi ginjal sebagai fungsi ekresi, sekresi dan metabolisme tubuh. Pemeriksaan kadar kreatinin dalam darah ini juga dapat mengetahui adanya gagal ginjal akut atau tidak, suatu sindrom klinis yang ditandai dengan penurunan mendadak (dalam beberapa jam sampai beberapa hari) kecepatan penyaringan ginjal, disertai dengan penumpukan sisa metabolisme ginjal (ureum dan kreatinin).
Sehat tidak perlu biaya mahal. Segera ke Laboratorium Klinik CITO terdekat, atau pre order secara online melalui www.labcito.co.id. Dan perlu diingat, kesehatan merupakan investasi yang penting dan jangka panjang. Lakukan gaya hidup sehat dan cek kesehatan secara rutin. Semoga bermanfaat, salam sehat!
Jumat, 20 Maret 2015

Mengapa Perlu Puasa Sebelum Melakukan Tes Darah?
Sebagian dari kita tentunya pernah melakukan pemeriksaan kesehatan berupa tes darah di laboratorium klinik. Untuk diagnosa dan pengobatan yang tepat oleh dokter tentunya diperlukan persiapan pemeriksaan yang benar. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat dan menghindari pemeriksaan ulang atau menghindari pemeriksaan tambahan yang tidak perlu.
Terkait : Tips Cek Kesehatan Agar Optimal
Berikut penjelasan mengenai anjuran persiapan yang perlu dilakukan sebelum pemeriksaan kesehatan.
Mengapa harus puasa sebelum tes darah?
Sebelum Anda melakukan tes darah sebaiknya puasa minimal selama 10-12 jam (kecuali glukosa minimal 8 jam). Hal ini untuk mengurangi variabilitas kandungan gizi dalam makanan dan minuman yang Anda konsumsi yang diserap ke dalam aliran darah dan bisa memberikan dampak langsung. Sehingga lebih memastikan hasil pemeriksaan tidak dipengaruhi oleh konsumsi makanan terakhir dan dapat diinterpretasikan dengan benar oleh dokter.
Beberapa pemeriksaan yang mewajibkan puasa:
- pemeriksaan glukosa
- pemeriksaan kolesterol ( profil lipid/lemak)
- pemeriksaan urea dan asam urat
Puasa dalam konteks pemeriksaan laboratorium adalah tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman kecuali air putih dalam jangka waktu yang ditentukan. Anda sebaiknya meminum air putih dalam jumlah cukup, karena tubuh yang terhidrasi dengan baik akan memberikan gambaran kadar pemeriksaan yang sebenarnya.
Terkait : Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh
Jika sebelum tes darah Anda tidak berpuasa atau berpuasa dalam waktu yang lebih singkat dari yang dianjurkan, pemeriksaan yang Anda lakukan akan memberikan hasil yang tidak akurat karena pemeriksaan tertentu masih dipengaruhi oleh makanan. Untuk hasil yang akurat Anda sebaiknya mengulang pemeriksaan tersebut. Jika Anda merasa berpuasa justru akan menimbulkan masalah bagi kondisi tubuh, Anda dapat mengkonsultasikannya kepada dokter atau perawat.
Berapa lama sebaiknya berpuasa?
Biasanya pasien diminta untuk puasa selama 12 jam sebelum melakukan pemeriksaan laboratorium kecuali jika Anda hanya diminta periksa glukosa, puasa cukup dilakukan selama 8 jam. Meskipun demikian dokter atau perawat mungkin akan memberikan saran dan masukan yang berbeda. Agar mendapatkan hasil tes yang akurat, lakukan saran dokter atau perawat.
Mengapa dilarang mengkonsumsi obat-obatan atau jika tidak harus melaporkan obat-obatan yang dikonsumsi?
Saat hendak melakukan pemeriksaan, pasien tidak diperkenankan untuk mengonsumsi obat-obatan. Beberapa obat akan berdampak terhadap hasil tes darah. Tetapi ini tidak berarti Anda diwajibkan untuk berhenti minum obat. Misalnya, penggunaan oral corticosteroids dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Untuk itu Anda diharapkan menginformasikan obat-obat yang dikonsumsi ke pihak laboratorium. Hal ini bertujuan untuk membantu pihak laboratorium dalam memvalidasi hasil Anda.
Kapan waktu terbaik untuk tes darah?
Pemeriksaan laboratorium sebaiknya dilakukan pada pagi hari karena merupakan keadaan basal tubuh setelah beristirahat pada malam hari. Selain itu tubuh kita memiliki variasi biologis sesuai dengan waktu, artinya kadar analit yang diperiksa pada pagi hari dapat memberikan hasil yang berbeda jika diperiksa pada sore hari.
Untuk itu pastikan Anda mengikuti petunjuk dokter atau petugas laboratorium sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan . Semoga uraian alasan mengapa perlu puasa sebelum tes darah bermanfaat bagi Anda. (kompas.com)
Terkait : Tips Cek Kesehatan Agar Optimal
Berikut penjelasan mengenai anjuran persiapan yang perlu dilakukan sebelum pemeriksaan kesehatan.
Mengapa harus puasa sebelum tes darah?
Sebelum Anda melakukan tes darah sebaiknya puasa minimal selama 10-12 jam (kecuali glukosa minimal 8 jam). Hal ini untuk mengurangi variabilitas kandungan gizi dalam makanan dan minuman yang Anda konsumsi yang diserap ke dalam aliran darah dan bisa memberikan dampak langsung. Sehingga lebih memastikan hasil pemeriksaan tidak dipengaruhi oleh konsumsi makanan terakhir dan dapat diinterpretasikan dengan benar oleh dokter.
Beberapa pemeriksaan yang mewajibkan puasa:
- pemeriksaan glukosa
- pemeriksaan kolesterol ( profil lipid/lemak)
- pemeriksaan urea dan asam urat
Puasa dalam konteks pemeriksaan laboratorium adalah tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman kecuali air putih dalam jangka waktu yang ditentukan. Anda sebaiknya meminum air putih dalam jumlah cukup, karena tubuh yang terhidrasi dengan baik akan memberikan gambaran kadar pemeriksaan yang sebenarnya.
Terkait : Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh
Jika sebelum tes darah Anda tidak berpuasa atau berpuasa dalam waktu yang lebih singkat dari yang dianjurkan, pemeriksaan yang Anda lakukan akan memberikan hasil yang tidak akurat karena pemeriksaan tertentu masih dipengaruhi oleh makanan. Untuk hasil yang akurat Anda sebaiknya mengulang pemeriksaan tersebut. Jika Anda merasa berpuasa justru akan menimbulkan masalah bagi kondisi tubuh, Anda dapat mengkonsultasikannya kepada dokter atau perawat.
Berapa lama sebaiknya berpuasa?
Biasanya pasien diminta untuk puasa selama 12 jam sebelum melakukan pemeriksaan laboratorium kecuali jika Anda hanya diminta periksa glukosa, puasa cukup dilakukan selama 8 jam. Meskipun demikian dokter atau perawat mungkin akan memberikan saran dan masukan yang berbeda. Agar mendapatkan hasil tes yang akurat, lakukan saran dokter atau perawat.
Mengapa dilarang mengkonsumsi obat-obatan atau jika tidak harus melaporkan obat-obatan yang dikonsumsi?
Saat hendak melakukan pemeriksaan, pasien tidak diperkenankan untuk mengonsumsi obat-obatan. Beberapa obat akan berdampak terhadap hasil tes darah. Tetapi ini tidak berarti Anda diwajibkan untuk berhenti minum obat. Misalnya, penggunaan oral corticosteroids dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Untuk itu Anda diharapkan menginformasikan obat-obat yang dikonsumsi ke pihak laboratorium. Hal ini bertujuan untuk membantu pihak laboratorium dalam memvalidasi hasil Anda.
Kapan waktu terbaik untuk tes darah?
Pemeriksaan laboratorium sebaiknya dilakukan pada pagi hari karena merupakan keadaan basal tubuh setelah beristirahat pada malam hari. Selain itu tubuh kita memiliki variasi biologis sesuai dengan waktu, artinya kadar analit yang diperiksa pada pagi hari dapat memberikan hasil yang berbeda jika diperiksa pada sore hari.
Untuk itu pastikan Anda mengikuti petunjuk dokter atau petugas laboratorium sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan . Semoga uraian alasan mengapa perlu puasa sebelum tes darah bermanfaat bagi Anda. (kompas.com)
Rabu, 18 Maret 2015

Manfaat Medical Check Up Karyawan Bagi Perusahaan
Kesehatan Kerja merupakan salah satu asset berharga untuk sebuah perusahaan. Hal ini tentu dikarenakan kesehatan pekerja mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan dan tentu masalah keuntungan. Untuk mencapai kesehatan yang maksimal tersebut diperlukanlah deteksi dini dan pencegahan penyakit secara menyeluruh dan kompehensif.
Oleh karena itu salah satu cara agar kesehatan karyawan terjaga adalah dengan melakukan medical check up atau pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Terkait : Manfaat Tes Kesehatan Calon Karyawan Bagi Perusahaan
Medical Check Up merupakan kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang dilakukan 1 tahun sekali untuk mengetahui record kesehatan para pekerja per tahun dan dapat mengetahui lebih dini penyakit yang ditimbulkan akibat kerja.
Terkait : Waspadai Penyakit Akibat Kerja
Lalu, apa saja manfaat dari medical check up atau pemeriksaan kesehatan karyawan bagi perusahaan? Berikut uraiannya ;
1. Menghemat biaya perusahaan
Jika penyakit-penyakit akibat kerja mengenai karyawan maka perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja berkewajiban memberikan santunan pengobatan pada karyawan tersebut. Dengan mengetahui lebih dini penyakit yang dialami oleh karyawan maka dapat lebih dini penanganannya sehingga dapat menghemat budget perusahaan.
2. Melaksanakan aturan pemerintah
Sesuai aturan dari pemerintah yang dituangkan dalam UU No I tahun 1970, UU No. 21 tahun 2003 yang yang meratifikasi Konvensi ILO No. 81, dan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan secara jelas diatur mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Pemerintah mewajibkan kepada perusahaan untuk memberikan hak bagi karyawan, akan tersedianya jaminan kesehatan dan keselamatan kerja selama dia menjalankan tugas dan pekerjaannya, sehingga seorang karyawan dapat bekerja maksimal tanpa adanya kekhawatiran pada kesehatan dan keselamatannya.
3. Kinerja perusahaan menjadi optimal
Dengan kondisi kesehatan karyawan yang terkontrol dan bagus, tentunya hal ini meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu medical check up karyawan dijadikan sebagai salah satu syarat pengajuan tender atau penawaran oleh beberapa perusahan dalam dan luar negeri.
4. Mengetahui penyakit lebih dini
Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara lengkap, dalam arti dari kepala sampai kaki, mulai dari anamnesa sampai pemeriksaan tambahan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui penyakit sedini mungkin, mengatasi secepat mungkin gangguan kesehatan tersebut. dan mencegah agar penyakit yang telah dideteksi secara dini tidak berlanjut. Medical check up merupakan proses pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari kekecewaan dan kerugian yang disebabkan oleh gangguan kesehatan yang mendadak.
5. Karyawan lebih merasa terjamin dan nyaman
Kondisi kesehatan karyawan bisa saja berubah dengan adanya perubahan pola hidup dari karyawan sendiri yang tidak sehat serta faktor lingkungan kerja yang tidak seimbang. Oleh karena itu dengan pemeriksanaan kesehatan secara berkala bisa memantau kesehatan sehingga bisa mengantisipasi jika diketahui gejala sejak dini sehingga karyawan dapat bekerja dengan tenang dan nyaman
6. Meningkatkan loyalitas dan kepuasan karyawan terhadap perusahaan
Dengan jaminan kesehatan dan layanan medical chek up yang diberikan olah perusahaan, tentunya hal ini meningkatkan loyalitas dan kepuasan karyawan. Tingkat keluar masuk karyawan akan lebih rendah, dan karyawan akan lebih bersemangat dalam bekerja.
Karyawan adalah manusia. Layaknya aset, tanpa faktor karyawan, sehebat apapun perusahaan, tidak bisa berjalan dengan baik. Tentunya agar karyawan dapat menjalankan fungsinya dengan optimal harus didukung dengan kondisi kesehatan yang baik pula. Semoga bermanfaat.
Oleh karena itu salah satu cara agar kesehatan karyawan terjaga adalah dengan melakukan medical check up atau pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Terkait : Manfaat Tes Kesehatan Calon Karyawan Bagi Perusahaan
Medical Check Up merupakan kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala yang dilakukan 1 tahun sekali untuk mengetahui record kesehatan para pekerja per tahun dan dapat mengetahui lebih dini penyakit yang ditimbulkan akibat kerja.
Terkait : Waspadai Penyakit Akibat Kerja
Lalu, apa saja manfaat dari medical check up atau pemeriksaan kesehatan karyawan bagi perusahaan? Berikut uraiannya ;
1. Menghemat biaya perusahaan
Jika penyakit-penyakit akibat kerja mengenai karyawan maka perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja berkewajiban memberikan santunan pengobatan pada karyawan tersebut. Dengan mengetahui lebih dini penyakit yang dialami oleh karyawan maka dapat lebih dini penanganannya sehingga dapat menghemat budget perusahaan.
2. Melaksanakan aturan pemerintah
Sesuai aturan dari pemerintah yang dituangkan dalam UU No I tahun 1970, UU No. 21 tahun 2003 yang yang meratifikasi Konvensi ILO No. 81, dan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan secara jelas diatur mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Pemerintah mewajibkan kepada perusahaan untuk memberikan hak bagi karyawan, akan tersedianya jaminan kesehatan dan keselamatan kerja selama dia menjalankan tugas dan pekerjaannya, sehingga seorang karyawan dapat bekerja maksimal tanpa adanya kekhawatiran pada kesehatan dan keselamatannya.
3. Kinerja perusahaan menjadi optimal
Dengan kondisi kesehatan karyawan yang terkontrol dan bagus, tentunya hal ini meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu medical check up karyawan dijadikan sebagai salah satu syarat pengajuan tender atau penawaran oleh beberapa perusahan dalam dan luar negeri.
4. Mengetahui penyakit lebih dini
Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara lengkap, dalam arti dari kepala sampai kaki, mulai dari anamnesa sampai pemeriksaan tambahan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui penyakit sedini mungkin, mengatasi secepat mungkin gangguan kesehatan tersebut. dan mencegah agar penyakit yang telah dideteksi secara dini tidak berlanjut. Medical check up merupakan proses pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari kekecewaan dan kerugian yang disebabkan oleh gangguan kesehatan yang mendadak.
5. Karyawan lebih merasa terjamin dan nyaman
Kondisi kesehatan karyawan bisa saja berubah dengan adanya perubahan pola hidup dari karyawan sendiri yang tidak sehat serta faktor lingkungan kerja yang tidak seimbang. Oleh karena itu dengan pemeriksanaan kesehatan secara berkala bisa memantau kesehatan sehingga bisa mengantisipasi jika diketahui gejala sejak dini sehingga karyawan dapat bekerja dengan tenang dan nyaman
6. Meningkatkan loyalitas dan kepuasan karyawan terhadap perusahaan
Dengan jaminan kesehatan dan layanan medical chek up yang diberikan olah perusahaan, tentunya hal ini meningkatkan loyalitas dan kepuasan karyawan. Tingkat keluar masuk karyawan akan lebih rendah, dan karyawan akan lebih bersemangat dalam bekerja.
Karyawan adalah manusia. Layaknya aset, tanpa faktor karyawan, sehebat apapun perusahaan, tidak bisa berjalan dengan baik. Tentunya agar karyawan dapat menjalankan fungsinya dengan optimal harus didukung dengan kondisi kesehatan yang baik pula. Semoga bermanfaat.
Langganan:
Komentar (Atom)