Pada saat orang membutuhkan kredit tanpa jaminan, mereka akan segera memilih kredit tanpa agunan (KTA) yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga peminjam modal. KTA ini memang sangat menarik karena selain tidak memerlukan jaminan atau agunan, orang bisa mendapatkan sejumlah “dana segar” tanpa melalui proses yang berbelit-belit. Yap. KTA termasuk fasilitas kredit yang persyaratan dokumennya paling sedikit plus proses yang termasuk lebih cepat dibanding jenis kredit besutan bank lainnya.
Masalahnya banyak orang yang kurang cerdas dalam menggunakan KTA ini. Misalnya mengambil KTA dari bank kemudian dipakai untuk bersenang-senang. Padahal KTA mempunyai bunga yang lebih tinggi di banding jenis kredit lain, sehingga disarankan lebih bijaksana dalam menggunakannya.
Nah berikut enam hal bijaksana yang bisa Anda lakukan dengan mengambil KTA.
1. Modal Menikah
Anda sudah siap menikah tetapi tidak ada modal untuk akad nikah dan resepsinya? Nah kredit tanpa agunan (KTA) bisa menjadi salah satu solusi untuk masalah Anda. Memang banyak orang yang mengambil KTA untuk dijadikan modal menikah. Selain KTA gampang cair, jumlah dana yang dibutuhkan sering kali cukup untuk hal yang satu ini.
2. Membayar Biaya Pendidikan
Bukan rahasia lagi kalau biaya pendidikan di Indonesia cukuplah tinggi dan sering tidak terjangkau. Terutama untuk masyarakat yang memiliki pendapatan rendah. Biaya pendidikan yang dimaksud bukan hanya membayar uang sekolah setiap bulan tetapi juga termasuk uang pangkal sekolah, buku, seragam, ekstra kurikuler dan lain-lain.
Nah, di sini KTA bisa membantu Anda untuk mencapai cita-cita. Ibaratnya sekolah memang butuh modal, dan Anda dengan mudah bisa membayarnya dengan cicilan.
3. Modal Usaha
Membangun usaha baru jelas membutuhkan modal. Sehingga KTA sering direkomendasikan banyak orang untuk mendapatkan modal usaha. Dengan mengambil kredit tanpa jaminan seperti KTA, Anda bisa memulai usaha baru atau mengembangkan usaha Anda dengan lebih mudah.
4. Renovasi Rumah
Merenovasi rumah terkadang butuh biaya yang tidak sedikit. Buat sebagian orang solusi yang bisa dijalankan adalah dengan mengambil kredit tanpa agunan (KTA). Dengan sifat KTA dimana tenor pinjaman tidak terlalu lama, Anda bisa mendapatkan dana yang dibutuhkan tetapi tidak perlu pusing membayar cicilan selama belasan tahun.
5. Membeli Kendaraan Bermotor
Anda butuh kendaraan baru? kredit tanpa agunan bisa menjadi solusi. Banyak orang membeli kendaraan baik motor mau pun mobil dengan menggunakan kredit tanpa jaminan. Ini memang merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kendaraan idaman yang Anda mimpikan. Selain lewat bank, banyak juga usaha leasing atau lembaga peminjaman uang yang memberikan bantuan untuk hal yang satu ini. Anda tinggal memilih lembaga terbaik yang sudah berpengalaman.
6. Dana Darurat
Namanya hidup sudah pasti banyak hal yang diluar dugaan dan tidak bisa diprediksi. Misalnya saja Anda atau keluarga menderita sakit dan butuh biaya banyak, atau mobil yang harus turun mesin sementara Anda tidak memiliki tabungan. Nah, kebutuhan dana darurat ini bisa dipenuhi lewat KTA.
Menggunakan KTA memang haruslah untuk sesuatu yang produktif dan berguna, sehingga meskipun bunganya lebih tinggi, Anda tidak perlu menyesal karena menggunakannya untuk hal yang sia-sia. Meski mudah, namun ingat gunakan KTA Anda dengan bijak!. (http://www.halomoney.co.id/Gardena Puteri Ayudila)
Labels
- Alergi
- Artikel
- Dapur Sehat
- Diabetes Melitus
- Diet
- gaya hidup sehat
- Gazebo Cito
- Gejala Penyakit
- Ibu Hamil
- Info BPJS
- Info Sehat
- Inspirasi
- Kanker Darah
- Karir
- Keluarga
- kesehatan
- Kesehatan Anak
- Kesehatan Jiwa
- Kesehatan Pria
- Kesehatan Reproduksi
- Kesehatan Wanita
- konsultasi kesehatan
- life style
- News
- Nutrisi
- obat
- Obat dan Vitamin
- obat tradisional
- obattradisional
- olah raga
- Penyakit
- Penyakit Akibat Kerja
- Penyakit Infeksi dan Parasit
- Penyakit Kronis
- Penyakit Saraf
- Pria
- Promo Kesehatan
- Ragam
- Relationship
- resep masakan
- Rileks
- Sehat dan Bugar
- Teknologi
- Tes Darah
- Tips Sehat
- tips&trik
- Traveling
- Wanita
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 Agustus 2015
Jumat, 31 Juli 2015

8 Macam Tes Kesehatan Wajib untuk Orang Kota
Bukan bermaksud mendiskriminasi standar kesehatan masyarakat yang tinggal di perkotaan dengan yang di pedesaan, namun faktanya masyarakat di perkotaan lebih rentan terkena penyakit daripada yang tinggal di pedesaan.
Kualitas lingkungan yang buruk dan gaya hidup masyarakat perkotaan yang seringkali tidak sehat seperti mengonsumsi makanan cepat saji, alkohol, merokok serta pemicu lainnya dianggap lebih cenderung berisiko terpapar virus atau penyakit tertentu.
Jangan Selalu Merasa Sehat, Waspadai 8 Penyakit Mematikan Tanpa Gejala Ini!
Oleh karena itu lakukan tindakana pencegahan sejak dini sebelum penyakit berbahaya menyerang Anda. Hal ini dapat dimulai dengan menjalani cek kesehatan yang bisa dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau laboratorium klinik. Tes kesehatan atau medical check-up sangat direkomendasikan oleh para dokter agar bisa mendeteksi gejala penyakit sejak dini terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan.
Berikut ini beberapa macam cek kesehatan wajib untuk orang kota yang perlu Anda tahu :
Kolesterol
Bagi orang dewasa yang telah berusia 20 tahun atau lebih seharusnya menjalani tes kesehatan dengan puasa untuk mengetahui kadar kolesterol, termasuk kadar LDL jahat dan baik, serta kadar trigliserid setiap lima tahun sekali.
Mengapa Perlu Puasa Sebelum Melakukan Tes Darah?
Mengenal Perbedaan HDL, LDL, & Trigliserida
Diabetes
Kebanyakan jenis makanan dan minuman yang banyak dijual di pusat jajanan dan perbelanjaan mengandung kadar gula sangat tinggi. Oleh karena itu masyarakat perkotaan berisiko lebih tinggi menderita diabetes. Menjalani tes kesehatan dengan puasa gula darah setiap tiga tahun sekali sejak usia 40 tahun sangat dianjurkan, apalagi bagi mereka yang punya riwayat mengidap diabetes di dalam keluarganya.
Lakukan Cek Gula Darah Berkala Bila Memiliki Faktor Risiko Ini!
Osteoporosis
The National Osteoporosis Foundation menyarankan para wanita yang telah mengalami menopause, semua wanita yang berusia lebih dari 65 tahun, juga semua wanita menopause berumur 50 tahun yang mempunyai faktor risiko atau tidak, termasuk pernah mengalami patah tulang setelah usia 40 tahun, memiliki kebiasaan merokok, dan mempunyai berat kurang dari normal untuk menjalani tes kesehatan.
Bahaya Rokok bagi Wanita
Penyakit Berbahaya yang Paling Sering Diderita Wanita
Kanker Payudara
Idealnya para wanita sudah mulai rutin memeriksa sendiri kesehatan organ payudaranya sejak usia 20 tahunan, paling tidak setiap bulan. American Cancer Society (ACS) pun menyarankan bagi para wanita usia 20 sampai 30 tahun untuk membiasakan diri menjalani tes mammogram, paling tidak setiap tiga tahun sekali. Untuk wanita usia 40 tahun ke atas dianjurkan memeriksakan diri setiap tahun demi mencegah kanker payudara sejak dini.
Kenali Faktor Risiko Penyebab Kanker Payudara
8 Penyebab Nyeri pada Payudara yang Tidak Perlu Dikhawatirkan
Kanker Prostat
Mulai usia 45 tahun, semua pria yang mempunyai harapan hidup paling tidak 10 tahun, sebaiknya melakukan tes darah PSA dan digital rectal exam setiap tahunnya. Para pria atau suami yang secara genetik atau keluarga dekatnya pernah menderita kanker prostat juga harus melakukan tes, bahkan pada usia lebih dini, yakni 40 tahun.
Cara Praktis Kenali Gejala Kanker pada Pria
6 Gangguan Kesehatan yang Sering Diremehkan para Pria
Kanker usus
American Cancer Society (ACS) menyarankan semua pria dan perempuan mulai usia 50 tahun untuk melakukan lima tes kesehatan berikut, yakni FOBT (fecal occul blood test) setiap tahun, lalu Flexible Sigmoidoscopy setiap 5 tahun sekali, serta Double-contrast barium enema setiap lima tahun sekali. Untuk semua hasil yang positif harus diikuti dengan colonoscopy. Penderita yang mempunyai faktor risiko harus memulai tes lebih dini dan lebih sering.
Kanker Leher Rahim (Serviks)
Wanita segala usia yang aktif atau pernah melakukan aktivitas seksual direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan pap smear. Tes wajib dilakukan rutin setiap tahun hingga mencapai tiga kali tes berturut-turut atau lebih sampai kemudian dinyatakan normal oleh dokter. Bahkan, khusus wanita yang sudah mengalami menopause pun tetap perlu menjalani pap tes secara teratur.
Kebiasaan Buruk yang Bisa Memicu Kanker Serviks
Kenali Penyebab Keputihan dan Cara Mencegahnya
Kanker Kulit
American Cancer Society (ACS) juga menganjurkan setiap orang untuk melakukan tes kesehatan, termasuk pengetesan kulit setiap 3 tahun untuk mereka yang berusia 20 sampai 40 tahun, dan setiap tahun untuk mereka yang berumur 40 tahun atau lebih. Selain itu, penting untuk mengecek kulit sendiri kira-kira sebulan sekali. Bercak pada kulit yang berubah, baik ukuran, bentuk atau warnanya, harus segera dikonsultasikan kepada dokter.
4 Tanda dari Kulit yang Memberitahu Kesehatan Tubuh Anda Tidak Normal
Jangan tunggu penyakit datang, segera lakukan tes kesehatan wajib bagi Anda yang tinggal di perkotaan tersebut demi mendeteksi gejala penyakit sejak dini. Semakin cepat terdeteksi, tentu semakin besar kesempatan untuk sembuh. (Sumber: Tabloid Nova)
Kualitas lingkungan yang buruk dan gaya hidup masyarakat perkotaan yang seringkali tidak sehat seperti mengonsumsi makanan cepat saji, alkohol, merokok serta pemicu lainnya dianggap lebih cenderung berisiko terpapar virus atau penyakit tertentu.
Jangan Selalu Merasa Sehat, Waspadai 8 Penyakit Mematikan Tanpa Gejala Ini!
Oleh karena itu lakukan tindakana pencegahan sejak dini sebelum penyakit berbahaya menyerang Anda. Hal ini dapat dimulai dengan menjalani cek kesehatan yang bisa dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau laboratorium klinik. Tes kesehatan atau medical check-up sangat direkomendasikan oleh para dokter agar bisa mendeteksi gejala penyakit sejak dini terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan.
Berikut ini beberapa macam cek kesehatan wajib untuk orang kota yang perlu Anda tahu :
Kolesterol
Bagi orang dewasa yang telah berusia 20 tahun atau lebih seharusnya menjalani tes kesehatan dengan puasa untuk mengetahui kadar kolesterol, termasuk kadar LDL jahat dan baik, serta kadar trigliserid setiap lima tahun sekali.
Mengapa Perlu Puasa Sebelum Melakukan Tes Darah?
Mengenal Perbedaan HDL, LDL, & Trigliserida
Diabetes
Kebanyakan jenis makanan dan minuman yang banyak dijual di pusat jajanan dan perbelanjaan mengandung kadar gula sangat tinggi. Oleh karena itu masyarakat perkotaan berisiko lebih tinggi menderita diabetes. Menjalani tes kesehatan dengan puasa gula darah setiap tiga tahun sekali sejak usia 40 tahun sangat dianjurkan, apalagi bagi mereka yang punya riwayat mengidap diabetes di dalam keluarganya.
Lakukan Cek Gula Darah Berkala Bila Memiliki Faktor Risiko Ini!
Osteoporosis
The National Osteoporosis Foundation menyarankan para wanita yang telah mengalami menopause, semua wanita yang berusia lebih dari 65 tahun, juga semua wanita menopause berumur 50 tahun yang mempunyai faktor risiko atau tidak, termasuk pernah mengalami patah tulang setelah usia 40 tahun, memiliki kebiasaan merokok, dan mempunyai berat kurang dari normal untuk menjalani tes kesehatan.
Bahaya Rokok bagi Wanita
Penyakit Berbahaya yang Paling Sering Diderita Wanita
Kanker Payudara
Idealnya para wanita sudah mulai rutin memeriksa sendiri kesehatan organ payudaranya sejak usia 20 tahunan, paling tidak setiap bulan. American Cancer Society (ACS) pun menyarankan bagi para wanita usia 20 sampai 30 tahun untuk membiasakan diri menjalani tes mammogram, paling tidak setiap tiga tahun sekali. Untuk wanita usia 40 tahun ke atas dianjurkan memeriksakan diri setiap tahun demi mencegah kanker payudara sejak dini.
Kenali Faktor Risiko Penyebab Kanker Payudara
8 Penyebab Nyeri pada Payudara yang Tidak Perlu Dikhawatirkan
Mulai usia 45 tahun, semua pria yang mempunyai harapan hidup paling tidak 10 tahun, sebaiknya melakukan tes darah PSA dan digital rectal exam setiap tahunnya. Para pria atau suami yang secara genetik atau keluarga dekatnya pernah menderita kanker prostat juga harus melakukan tes, bahkan pada usia lebih dini, yakni 40 tahun.
Cara Praktis Kenali Gejala Kanker pada Pria
6 Gangguan Kesehatan yang Sering Diremehkan para Pria
Kanker usus
American Cancer Society (ACS) menyarankan semua pria dan perempuan mulai usia 50 tahun untuk melakukan lima tes kesehatan berikut, yakni FOBT (fecal occul blood test) setiap tahun, lalu Flexible Sigmoidoscopy setiap 5 tahun sekali, serta Double-contrast barium enema setiap lima tahun sekali. Untuk semua hasil yang positif harus diikuti dengan colonoscopy. Penderita yang mempunyai faktor risiko harus memulai tes lebih dini dan lebih sering.
Kanker Leher Rahim (Serviks)
Wanita segala usia yang aktif atau pernah melakukan aktivitas seksual direkomendasikan untuk menjalani pemeriksaan pap smear. Tes wajib dilakukan rutin setiap tahun hingga mencapai tiga kali tes berturut-turut atau lebih sampai kemudian dinyatakan normal oleh dokter. Bahkan, khusus wanita yang sudah mengalami menopause pun tetap perlu menjalani pap tes secara teratur.
Kebiasaan Buruk yang Bisa Memicu Kanker Serviks
Kenali Penyebab Keputihan dan Cara Mencegahnya
Kanker Kulit
American Cancer Society (ACS) juga menganjurkan setiap orang untuk melakukan tes kesehatan, termasuk pengetesan kulit setiap 3 tahun untuk mereka yang berusia 20 sampai 40 tahun, dan setiap tahun untuk mereka yang berumur 40 tahun atau lebih. Selain itu, penting untuk mengecek kulit sendiri kira-kira sebulan sekali. Bercak pada kulit yang berubah, baik ukuran, bentuk atau warnanya, harus segera dikonsultasikan kepada dokter.
4 Tanda dari Kulit yang Memberitahu Kesehatan Tubuh Anda Tidak Normal
Jangan tunggu penyakit datang, segera lakukan tes kesehatan wajib bagi Anda yang tinggal di perkotaan tersebut demi mendeteksi gejala penyakit sejak dini. Semakin cepat terdeteksi, tentu semakin besar kesempatan untuk sembuh. (Sumber: Tabloid Nova)
Senin, 16 Maret 2015

Cara Mudah dan Hemat untuk Sehat
Sebagian besar orang berpikir kesehatan merupakan sesuatu yang berkaitan erat dengan biaya yang mahal. Bahan makanan sehat yang bebas pestisida umumnya dijual dengan harga yang lebih mahal daripada yang biasa. Tak hanya itu, pemeriksaan kesehatan juga memakan biaya yang tidak sedikit.
Terkait : Tips Agar Panjang Umur dan Sehat
Meskipun demikian, sebenarnya banyak cara mudah dan hemat untuk memelihara tubuh yang sehat, yang dapat dilakukan. Berikut caranya :
1. Minum lebih banyak air
Air merupakan elemen penting untuk menjaga kesehatan karena tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Saat beraktivitas, tubuh akan kehilangan banyak air, sehingga tubuh pun perlu penggantinya untuk menjaga bentuk dan fungsi tubuh tetap baik. Selain mudah didapat dan murah, minum air putih yang cukup membuat Anda tetap sehat.
Terkait : 7 Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Minum Air
2. Menanam tanaman sendiri
Banyak orang menganggap menjadi vegetarian merupakan pilihan gaya hidup yang mahal. Faktanya, daging umumnya dijual lebih mahal daripada sayur mayur. Oleh karena itu Anda bisa memilih menjadi vegatarian untuk beberapa hari selama seminggu. Untuk lebih menghemat pengeluaran dalam membeli sayuran, Anda bisa menanam sayur sendiri. Selain lebih yakin sehat, sayur yang ditanam sendiri akan menekan anggaran dana belanja bulanan.
Terkait : Membuat Tubuh Langsing dan Sehat dengan Diet Mediterania
3. Cukup tidur
Bila Anda kurang tidur kondisi tubuh tidak akan optimal usahakan untuk tidur sehat sesuai dengan usia. Bahkan bila Anda tidak obesitas atau tidak merokok sekalipun, kurang tidur akan mengurangi fungsi tubuh. Dari sisi otak, kurang tidur akan berdampak pada penurunan fungsi kognitif dan mood. Selain itu pada tubuh, kurang tidur berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi atau hipertensi, serangan stroke dan diabetes melitus.
Terkait : 10 Manfaat Positif Tidur Telanjang Bagi Kesehatan
4. Peluk orang yang disayangi
Memeluk orang yang kita sayangi mungkin terdengar sepele. Namun ternyata, memeluk dan dipeluk oleh orang yang disayangi akan mengubah reaksi kimia di tubuh. Hormon oksitoksin yang dikeluarkan selama berhubungan seksual dan melahirkan juga akan meningkat saat memeluk atau dipeluk. Saat hormon ini dikeluarkan di aliran darah, tekanan darah dan kadar stres pun akan menurun.
Terkait : Tips Agar Langgeng dan Bergairah
Itulah beberapa cara yang mudah dan hemat untuk sehat yang bisa Anda lakukan. Selamat mencoba dan semoga sehat selalu.
Terkait : Tips Agar Panjang Umur dan Sehat
Meskipun demikian, sebenarnya banyak cara mudah dan hemat untuk memelihara tubuh yang sehat, yang dapat dilakukan. Berikut caranya :
1. Minum lebih banyak air
Air merupakan elemen penting untuk menjaga kesehatan karena tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Saat beraktivitas, tubuh akan kehilangan banyak air, sehingga tubuh pun perlu penggantinya untuk menjaga bentuk dan fungsi tubuh tetap baik. Selain mudah didapat dan murah, minum air putih yang cukup membuat Anda tetap sehat.
Terkait : 7 Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Minum Air
2. Menanam tanaman sendiri
Banyak orang menganggap menjadi vegetarian merupakan pilihan gaya hidup yang mahal. Faktanya, daging umumnya dijual lebih mahal daripada sayur mayur. Oleh karena itu Anda bisa memilih menjadi vegatarian untuk beberapa hari selama seminggu. Untuk lebih menghemat pengeluaran dalam membeli sayuran, Anda bisa menanam sayur sendiri. Selain lebih yakin sehat, sayur yang ditanam sendiri akan menekan anggaran dana belanja bulanan.
Terkait : Membuat Tubuh Langsing dan Sehat dengan Diet Mediterania
3. Cukup tidur
Bila Anda kurang tidur kondisi tubuh tidak akan optimal usahakan untuk tidur sehat sesuai dengan usia. Bahkan bila Anda tidak obesitas atau tidak merokok sekalipun, kurang tidur akan mengurangi fungsi tubuh. Dari sisi otak, kurang tidur akan berdampak pada penurunan fungsi kognitif dan mood. Selain itu pada tubuh, kurang tidur berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi atau hipertensi, serangan stroke dan diabetes melitus.
Terkait : 10 Manfaat Positif Tidur Telanjang Bagi Kesehatan
4. Peluk orang yang disayangi
Memeluk orang yang kita sayangi mungkin terdengar sepele. Namun ternyata, memeluk dan dipeluk oleh orang yang disayangi akan mengubah reaksi kimia di tubuh. Hormon oksitoksin yang dikeluarkan selama berhubungan seksual dan melahirkan juga akan meningkat saat memeluk atau dipeluk. Saat hormon ini dikeluarkan di aliran darah, tekanan darah dan kadar stres pun akan menurun.
Terkait : Tips Agar Langgeng dan Bergairah
Itulah beberapa cara yang mudah dan hemat untuk sehat yang bisa Anda lakukan. Selamat mencoba dan semoga sehat selalu.
Selasa, 11 November 2014

17 Kebiasaan Sederhana Agar Keluarga Bahagia dan Harmonis
Keluarga yang bahagia adalah idaman semua orang. Namun di era sekarang ini menjadi keluarga yang bahagia dan harmonis merupakan hal yang tidak mudah. Apalagi bagi Anda dan pasangan yang bekerja di luar rumah, tentunya sangat sulit untuk meluangkan waktu bersama dengan anggota keluarga lainnya.
Tetapi sebenarnya keluarga yang harmonis dan bahagia dapat Anda diwujudkan. Berikut ini 17 kebiasaan sederhana agar keluarga Anda bahagia dan harmonis yang dapat Anda coba seperti yang dilansir dari health.com :
1. Membuat misi keluarga
Organisasi dan perusahaan mempunyai misi sebagai cara untuk mengartikulasikan tujuan. Keluarga dapat melakukannya untuk alasan yang sama: untuk mengajarkan nilai-nilai kepada anak-anak dan membawa anggota keluarga lebih dekat. Anak-anak bahkan dapat berkontribusi untuk proses, meskipun tingkat keterlibatannya perlu disesuaikan berdasarkan usia.
2. Mengetahui perjalanan sejarah keluarga
Ajak anggota keluarga anda untuk mengetahui sejarah atau silsilah keluarga besar Anda. Anda bisa mengajak anak-anak Anda ke tempat di mana Anda dan pasangan bertemu, atau kota di mana Anda atau kerabat lain dibesarkan.
3. Ceritakan kisah-kisah
Cobalah berbagi cerita dengan anak-anak Anda dari masa lalu Anda, dan dengan mengundang orang tua dan kakek-nenek untuk bergabung. Berbagi cerita keluarga dengan cucu melewati pada budaya dan tradisi keluarga dan memberikan hubungan yang erat di semua generasi.
4. Anak-anak dekat dengan kakek-nenek mereka
Pastikan dua generasi memiliki banyak waktu untuk mengunjungi atau setidaknya berkomunikasi. Kakek-nenek dapat menjadi pengaruh menstabilkan: sebuah studi dalam Journal of Family Psychology menemukan bahwa remaja yang memiliki kedekatan yang lebih seorang nenek atau kakek dalam hidup mereka memiliki lebih sedikit masalah emosional dan lebih sosial daripada mereka yang tidak memiliki kedekatan dengan kakek atau nenek mereka. Hubungan yang erat antar generasi memiliki manfaat jangka panjang bagi kakek-nenek, orang tua dan anak-anak.
5. Memiliki pertemuan keluarga
Anda dapat membuat pertemuan keluarga menjadi hal yang teratur dijadwalkan, seperti makan malam bersama. Hal ini berguna untuk menjaga komunikasi antar anggota keluarga, saat pertemuan rutin Anda dapat mengagendakan tema yang berbeda misalnya meninjau kegiatan seminggu terakhir, jadwal, kegiatan baru minggu mendatang atau masalah anak Anda di sekolah.
6. Memiliki ritual keluarga
Membuat kegiatan ritual keluarga di mana semua anggota keluarga Anda tahu dan melakukan sesuatu bersama-sama pada hari-hari tertentu dalam seminggu. Seperti menonton film bersama-sama pada hari Jumat malam, pergi ke pasar dengan nenek pada hari Sabtu pagi, atau membuat jenis makanan baru setiap hari Minggu. Anda membuat waktu terstruktur sebagai sebuah keluarga dan memperlakukan sebagai rutinitas yang membuat anggota keluarga Anda saling menyayangi dan berdisplin.
7. Saling berterima kasih antar anggota keluarga
Dorong anak-anak Anda dan pasangan untuk saling memuji dan mengucapkan terima kasih saat mereka melakukan sesuatu yang baik seperti ketika seorang anak Anda membersihkan meja makan tanpa diminta, pergi ke tempat tidur tanpa argumen, atau ketika pasangan Anda membantu pekerjaan anda tanpa diminta.
8. Memiliki empati terhadap sesama dan lingkungan
Ajak keluarga anggota keluarga Anda dengan kegiatan sosial dan sukarela. Hal ini melatih anggota keluarga Anda untuk bersyukur dan mengajarkan empati serta memberi mereka tempat-tempat baru untuk belajar. Ini bisa dilakukan dengan hal yang sederhana seperti memungut sampah di jalan, ikut bergotong royong bersama warga sekitar, berkunjung ke panti sosial atau asuhan.
9. Komunikasi personal dengan anak
Waktu yang dihabiskan bersama-sama sebagai sebuah keluarga adalah penting, tetapi begitu juga menghabiskan waktu dengan masing-masing anak-anak Anda secara individual. Karena setiap anak Anda memiliki karakter yang berbeda-beda, dengan cara ini anak Anda akan merasa bahwa orang tua memberi perhatian pada mereka. Anda dapat memilih hari-hari tertentu dalam seminggu untuk menghabiskan waktu khusus dengan masing-masing anak-anak Anda, baik di dalam atau luar rumah. Anda dapat bersama setiap malam atau mungkin sebelum tidur dengan masing-masing anak secara terpisah.
10. Menetapkan rutinitas waktu tidur
Sebuah studi menemukan bahwa bayi yang rutinitas waktu tidurnya konsisten termasuk mandi, memberi lotion, dan kegiatan lain memiliki waktu tidur yang lebih baik dan bangun lebih sering daripada mereka yang tidak memiliki rutinitas. Dan anak-anak yang pergi ke tempat tidur pada waktu yang sama setiap malam memiliki masalah perilaku lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak memiliki waktu tidur yang teratur.
11. Menjaga jadwal kegiatan
Buat jadwal kegiatan dengan baik dan teratur seperti pertandingan sepak bola, pelajaran musik, dan apa pun kegiatan lain keluarga Anda dengan cara ditulis dan diletakkan dimana semua anggota keluarga Anda tahu. Hal ini memfasilitasi komunikasi dan membuat semua orang yang terorganisir sehingga Anda sebagai orang tua tak perlu cemas untuk mengetahui seberapa sibuk anggota keluarga Anda
12. Tuliskan kewajiban dan harapan
Sesuai dengan pernyataan misi keluarga, setiap anggota keluarga harus tahu apa kewajiban mereka yang harus dilakukan. Libatkan anak-anak dalam membuat aturan rumah (setidaknya sampai titik tertentu) dengan memberi mereka pilihan untuk tanggung jawab mingguan mereka:
13. Tertawa bersama-sama
Menceritakan lelucon, menonton film lucu, dan di atas segalanya, belajar bagaimana menertawakan diri sendiri. Ini sangat penting untuk mengintegrasikan humor ke dalam rumah secara teratur. Penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat tertawa dapat meningkatkan mood, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan kesehatan jantung. Lelucon pribadi selama tidak merendahkan dapat menjadi cara lain untuk membina hubungan dalam keluarga.
14. Makan malam bersama
Keluarga yang makan malam bersama lebih sehat dan lebih bahagia, dan waktu makan bersama keluarga mengajarkan anak-anak untuk saling mencintai dan Anda dapat mengontrol porsi mereka. Meluangkan waktu untuk duduk dan berbicara dan berbagi makanan adalah salah satu dari banyak cara untuk mengejar ketinggalan dengan satu sama lain.
15. Berkomunikasi secara konsisten
Komunikasi yang konsisten merupakan hal yang harus dilakukan dalam sebuah rumah tangga. Komunikasi yang terbuka bermanfaat bagi anak-anak untuk belajar ekspresi diri dan pemecahan masalah. Berusahalah untuk berkomunikasi secara konsisten seperti saat makan bersama keluarga dan sebelum tidur. Dan pastikan semua anggota keluarga memiliki kesempatan berbicara dan juga berlatih mendengar, hal ini berguna untuk melatih sikap saling hormat dan menghormati. Jangan menyela dan jangan hanya bicara tentang diri Anda sendiri.
16. Sesekali matikan gadget
Saat bersama seperti saat pertemuan keluarga atau makan malam bersama, sebaiknya matikan semua gadget atau smartphone Anda dan anggota keluarga. Hal ini agar membuat semua keluarga Anda fokus pada pembicaraan dan lebih saling menghargai satu sama lain.
17. Manfaatkan teknologi untuk kebahagiaan bersama
Teknologi dapat Anda manfaatkan untuk kebahagian bersama keluarga, misalnya untuk tetap berhubungan dengan kakek-nenek atau kerabat lainnya. Menggunakan email, pesan teks, dan media sosial lainnya adalah cara yang bagus untuk saling berbagi kabar dan tetap berkomunikasi.(ilustrasi : sheknows.com)
Tetapi sebenarnya keluarga yang harmonis dan bahagia dapat Anda diwujudkan. Berikut ini 17 kebiasaan sederhana agar keluarga Anda bahagia dan harmonis yang dapat Anda coba seperti yang dilansir dari health.com :
1. Membuat misi keluarga
Organisasi dan perusahaan mempunyai misi sebagai cara untuk mengartikulasikan tujuan. Keluarga dapat melakukannya untuk alasan yang sama: untuk mengajarkan nilai-nilai kepada anak-anak dan membawa anggota keluarga lebih dekat. Anak-anak bahkan dapat berkontribusi untuk proses, meskipun tingkat keterlibatannya perlu disesuaikan berdasarkan usia.
2. Mengetahui perjalanan sejarah keluarga
Ajak anggota keluarga anda untuk mengetahui sejarah atau silsilah keluarga besar Anda. Anda bisa mengajak anak-anak Anda ke tempat di mana Anda dan pasangan bertemu, atau kota di mana Anda atau kerabat lain dibesarkan.
3. Ceritakan kisah-kisah
Cobalah berbagi cerita dengan anak-anak Anda dari masa lalu Anda, dan dengan mengundang orang tua dan kakek-nenek untuk bergabung. Berbagi cerita keluarga dengan cucu melewati pada budaya dan tradisi keluarga dan memberikan hubungan yang erat di semua generasi.
4. Anak-anak dekat dengan kakek-nenek mereka
Pastikan dua generasi memiliki banyak waktu untuk mengunjungi atau setidaknya berkomunikasi. Kakek-nenek dapat menjadi pengaruh menstabilkan: sebuah studi dalam Journal of Family Psychology menemukan bahwa remaja yang memiliki kedekatan yang lebih seorang nenek atau kakek dalam hidup mereka memiliki lebih sedikit masalah emosional dan lebih sosial daripada mereka yang tidak memiliki kedekatan dengan kakek atau nenek mereka. Hubungan yang erat antar generasi memiliki manfaat jangka panjang bagi kakek-nenek, orang tua dan anak-anak.
5. Memiliki pertemuan keluarga
Anda dapat membuat pertemuan keluarga menjadi hal yang teratur dijadwalkan, seperti makan malam bersama. Hal ini berguna untuk menjaga komunikasi antar anggota keluarga, saat pertemuan rutin Anda dapat mengagendakan tema yang berbeda misalnya meninjau kegiatan seminggu terakhir, jadwal, kegiatan baru minggu mendatang atau masalah anak Anda di sekolah.
6. Memiliki ritual keluarga
Membuat kegiatan ritual keluarga di mana semua anggota keluarga Anda tahu dan melakukan sesuatu bersama-sama pada hari-hari tertentu dalam seminggu. Seperti menonton film bersama-sama pada hari Jumat malam, pergi ke pasar dengan nenek pada hari Sabtu pagi, atau membuat jenis makanan baru setiap hari Minggu. Anda membuat waktu terstruktur sebagai sebuah keluarga dan memperlakukan sebagai rutinitas yang membuat anggota keluarga Anda saling menyayangi dan berdisplin.
7. Saling berterima kasih antar anggota keluarga
Dorong anak-anak Anda dan pasangan untuk saling memuji dan mengucapkan terima kasih saat mereka melakukan sesuatu yang baik seperti ketika seorang anak Anda membersihkan meja makan tanpa diminta, pergi ke tempat tidur tanpa argumen, atau ketika pasangan Anda membantu pekerjaan anda tanpa diminta.
8. Memiliki empati terhadap sesama dan lingkungan
Ajak keluarga anggota keluarga Anda dengan kegiatan sosial dan sukarela. Hal ini melatih anggota keluarga Anda untuk bersyukur dan mengajarkan empati serta memberi mereka tempat-tempat baru untuk belajar. Ini bisa dilakukan dengan hal yang sederhana seperti memungut sampah di jalan, ikut bergotong royong bersama warga sekitar, berkunjung ke panti sosial atau asuhan.
9. Komunikasi personal dengan anak
Waktu yang dihabiskan bersama-sama sebagai sebuah keluarga adalah penting, tetapi begitu juga menghabiskan waktu dengan masing-masing anak-anak Anda secara individual. Karena setiap anak Anda memiliki karakter yang berbeda-beda, dengan cara ini anak Anda akan merasa bahwa orang tua memberi perhatian pada mereka. Anda dapat memilih hari-hari tertentu dalam seminggu untuk menghabiskan waktu khusus dengan masing-masing anak-anak Anda, baik di dalam atau luar rumah. Anda dapat bersama setiap malam atau mungkin sebelum tidur dengan masing-masing anak secara terpisah.
10. Menetapkan rutinitas waktu tidur
Sebuah studi menemukan bahwa bayi yang rutinitas waktu tidurnya konsisten termasuk mandi, memberi lotion, dan kegiatan lain memiliki waktu tidur yang lebih baik dan bangun lebih sering daripada mereka yang tidak memiliki rutinitas. Dan anak-anak yang pergi ke tempat tidur pada waktu yang sama setiap malam memiliki masalah perilaku lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak memiliki waktu tidur yang teratur.
11. Menjaga jadwal kegiatan
Buat jadwal kegiatan dengan baik dan teratur seperti pertandingan sepak bola, pelajaran musik, dan apa pun kegiatan lain keluarga Anda dengan cara ditulis dan diletakkan dimana semua anggota keluarga Anda tahu. Hal ini memfasilitasi komunikasi dan membuat semua orang yang terorganisir sehingga Anda sebagai orang tua tak perlu cemas untuk mengetahui seberapa sibuk anggota keluarga Anda
12. Tuliskan kewajiban dan harapan
Sesuai dengan pernyataan misi keluarga, setiap anggota keluarga harus tahu apa kewajiban mereka yang harus dilakukan. Libatkan anak-anak dalam membuat aturan rumah (setidaknya sampai titik tertentu) dengan memberi mereka pilihan untuk tanggung jawab mingguan mereka:
13. Tertawa bersama-sama
Menceritakan lelucon, menonton film lucu, dan di atas segalanya, belajar bagaimana menertawakan diri sendiri. Ini sangat penting untuk mengintegrasikan humor ke dalam rumah secara teratur. Penelitian telah menunjukkan bahwa manfaat tertawa dapat meningkatkan mood, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan kesehatan jantung. Lelucon pribadi selama tidak merendahkan dapat menjadi cara lain untuk membina hubungan dalam keluarga.
14. Makan malam bersama
Keluarga yang makan malam bersama lebih sehat dan lebih bahagia, dan waktu makan bersama keluarga mengajarkan anak-anak untuk saling mencintai dan Anda dapat mengontrol porsi mereka. Meluangkan waktu untuk duduk dan berbicara dan berbagi makanan adalah salah satu dari banyak cara untuk mengejar ketinggalan dengan satu sama lain.
15. Berkomunikasi secara konsisten
Komunikasi yang konsisten merupakan hal yang harus dilakukan dalam sebuah rumah tangga. Komunikasi yang terbuka bermanfaat bagi anak-anak untuk belajar ekspresi diri dan pemecahan masalah. Berusahalah untuk berkomunikasi secara konsisten seperti saat makan bersama keluarga dan sebelum tidur. Dan pastikan semua anggota keluarga memiliki kesempatan berbicara dan juga berlatih mendengar, hal ini berguna untuk melatih sikap saling hormat dan menghormati. Jangan menyela dan jangan hanya bicara tentang diri Anda sendiri.
16. Sesekali matikan gadget
Saat bersama seperti saat pertemuan keluarga atau makan malam bersama, sebaiknya matikan semua gadget atau smartphone Anda dan anggota keluarga. Hal ini agar membuat semua keluarga Anda fokus pada pembicaraan dan lebih saling menghargai satu sama lain.
17. Manfaatkan teknologi untuk kebahagiaan bersama
Teknologi dapat Anda manfaatkan untuk kebahagian bersama keluarga, misalnya untuk tetap berhubungan dengan kakek-nenek atau kerabat lainnya. Menggunakan email, pesan teks, dan media sosial lainnya adalah cara yang bagus untuk saling berbagi kabar dan tetap berkomunikasi.(ilustrasi : sheknows.com)
Senin, 13 Oktober 2014

Memaksa Istri Anda Bekerja Termasuk Kekerasan dalam Rumah Tangga!
Apa yang terlintas di benak Anda bila mendengar istilah kekerasan dalam rumah tangga? Barangkali bayangan anda berupa penyiksaan atau kekerasaan fisik yang menimbulkaan trauma bahkan mungkin mengakibatkan kehilangan nyawa bagi korbannya. Ternyata hal itu tak selamanya benar, tindakan pasangan Anda memaki atau bahkan mengancam akan meninggalkan Anda pun sudah termasuk dalam aksi kekerasan dalam rumah tangga.
Sebagian besar masyarakat, si pelaku maupun korban tidak mengerti, apa saja tindakan yang dikategorikan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Agar lebih menambah wawasan Anda, berikut ini jenis kekerasan yang termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) seperti yang diatur dalam Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), yaitu :
1. Kekerasan terbuka
Merupakan kekerasan fisik yang dapat dilihat, seperti perkelahian, pukulan, tendangan, menjambak, mendorong, sampai pada membunuh. Akibat yang ditimbulkan dapat berupa : cedera ringan, rasa sakit dan luka fisik yang tidak masuk dalam kategori berat, cedera berat, tidak mampu menjalankan tugas sehari-hari, pingsan, luka berat pada tubuh korban dan atau luka yang sulit disembuhkan, kehilangan salah satu panca indera, cacat, lumpuh, terganggunya daya pikir selama 4 minggu lebih, gugurnya atau matinya kandungan seorang perempuan. Melakukan kekerasan fisik ringan yang berulang-ulang dapat dimasukkan ke dalam jenis kekerasan berat.
2. Kekerasan tertutup
Dikenal juga dengan kekerasan psikis atau emosional. Kekerasan ini sifatnya tersembunyi, seperti ancaman, hinaan, atau cemooh yang kemudian menyebabkan gangguan tidur, gangguan makan, atau ketergantungan obat atau disfungsi seksual yang dan menahun, stres pasca trauma, depresi berat, gangguan jiwa dalam bentuk hilangnya kontak dengan realitas seperti skizofrenia dan atau bentuk psikotik lainnya, bunuh diri
3. Kekerasan seksual
Merupakan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan untuk memuaskan hasrat seks (fisik) dan verbal (fisik). Secara fisik misalnya pelecehan seksual (meraba, menyentuh organ seks, mencium paksa, memaksa berhubungan seks dengan pelaku atau orang ketiga, memaksa berhubungan intim. Sedangkan verbal seperti membuat komentar, julukan, atau gurauan porno yang sifatnya mengejek, juga membuat ekspresi wajah, gerakan tubuh, atau pun perbuatan seksual lain yang sifatnya melecehkan dan atau menghina korban.
4. Kekerasan finansial atau ekonomi
Kekerasan yang dilakukan dalam bentuk eksploitasi, memanipulasi, dan mengendalikan korban dengan tujuan finansial. Serta memaksa korban bekerja, melarang korban bekerja tapi menelantarkannya, atau mengambil harta pasangan tanpa sepengetahuannya.
Jika Anda atau orang terdekat melakukan jenis kekerasan yang termasuk KDRT seperti di atas kepada pasangan atau Anda merupakan korban dari tindakan-tindakan tersebut, sebaiknya segera bicarakan dengan pasangan Anda atau melaporkannya ke pihak yang berwajib. (tabloidnova/wikipedia)
Sebagian besar masyarakat, si pelaku maupun korban tidak mengerti, apa saja tindakan yang dikategorikan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Agar lebih menambah wawasan Anda, berikut ini jenis kekerasan yang termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) seperti yang diatur dalam Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), yaitu :
1. Kekerasan terbuka
Merupakan kekerasan fisik yang dapat dilihat, seperti perkelahian, pukulan, tendangan, menjambak, mendorong, sampai pada membunuh. Akibat yang ditimbulkan dapat berupa : cedera ringan, rasa sakit dan luka fisik yang tidak masuk dalam kategori berat, cedera berat, tidak mampu menjalankan tugas sehari-hari, pingsan, luka berat pada tubuh korban dan atau luka yang sulit disembuhkan, kehilangan salah satu panca indera, cacat, lumpuh, terganggunya daya pikir selama 4 minggu lebih, gugurnya atau matinya kandungan seorang perempuan. Melakukan kekerasan fisik ringan yang berulang-ulang dapat dimasukkan ke dalam jenis kekerasan berat.
2. Kekerasan tertutup
Dikenal juga dengan kekerasan psikis atau emosional. Kekerasan ini sifatnya tersembunyi, seperti ancaman, hinaan, atau cemooh yang kemudian menyebabkan gangguan tidur, gangguan makan, atau ketergantungan obat atau disfungsi seksual yang dan menahun, stres pasca trauma, depresi berat, gangguan jiwa dalam bentuk hilangnya kontak dengan realitas seperti skizofrenia dan atau bentuk psikotik lainnya, bunuh diri
3. Kekerasan seksual
Merupakan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan untuk memuaskan hasrat seks (fisik) dan verbal (fisik). Secara fisik misalnya pelecehan seksual (meraba, menyentuh organ seks, mencium paksa, memaksa berhubungan seks dengan pelaku atau orang ketiga, memaksa berhubungan intim. Sedangkan verbal seperti membuat komentar, julukan, atau gurauan porno yang sifatnya mengejek, juga membuat ekspresi wajah, gerakan tubuh, atau pun perbuatan seksual lain yang sifatnya melecehkan dan atau menghina korban.
4. Kekerasan finansial atau ekonomi
Kekerasan yang dilakukan dalam bentuk eksploitasi, memanipulasi, dan mengendalikan korban dengan tujuan finansial. Serta memaksa korban bekerja, melarang korban bekerja tapi menelantarkannya, atau mengambil harta pasangan tanpa sepengetahuannya.
Jika Anda atau orang terdekat melakukan jenis kekerasan yang termasuk KDRT seperti di atas kepada pasangan atau Anda merupakan korban dari tindakan-tindakan tersebut, sebaiknya segera bicarakan dengan pasangan Anda atau melaporkannya ke pihak yang berwajib. (tabloidnova/wikipedia)
Sabtu, 06 September 2014

Liburan itu Tidak Penting?
Siapa yang menganggap liburan itu tidak penting? Tidak dipungkiri ada sebagian orang yang sengaja menghindari berlibur, bisa jadi karena sudah kecanduan kerja atau dianggap hanya menghambur-hamburkan uang saja.
Tetapi sebenarnya liburan memberi manfaat dan aspek positif terutama untuk kesehatan. Beberapa studi dan penelitian menunjukkan bahwa liburan ternyata memberi pengaruh positif terhadap peningkatan kesehatan. .
Menganggap liburan itu tidak penting, mungkin disebabkan Anda belum mengetahui manfaatnya. Yuk, simak beberapa manfaat liburan untuk kesehatan berikut ini :
Lebih panjang umur
Dari penelitian yang dilakukan terhadap 749 wanita yang berumur 45-64 tahun di Amerika menunjukkan baik ibu rumah tangga maupun wanita kerja yang mengambil liburan memiliki peningkatan signifikan dalam penurunan serangan jantung. Ibu rumah tangga yang mengambil liburan sekali dalam enam tahun atau kurang memiliki hampir dua kali resiko timbulnya penyakit jantung dibanding yang berlibur dua atau lebih per tahun. Dengan berlibur dapat menambah panjang umur.
Menjaga sel otak
Penelitian yang dilakukan James Sands dari South Coast Institute for Applied Gerontology terhadap 112 wanita yang berumur 65-92 mengungkapkan bahwa ada suatu hubungan antara rutinitas hidup yang banyak dengan menurunnya fungsi intelektual. Meskipun ada hubungan positif antara liburan dengan fungsi intelektual.
Meningkatkan kepuasan hidup
Hasil penelitian oleh Linda Hoopes dan John Lounsbury, peneliti Departemen Psikologi Universitas Tennessee mensurvey 128 pegawai sebelum dan sesudah liburan. Mereka menemukan ada suatu peningkatan dalam kepuasan hidup setelah liburan.
Menurunkan ketegangan
Beban yang diakibatkan rutinitas di tempat kerja atau rumah dapat membuat seseorang merasa atau stres. Gejala-gejalanya termasuk perasaan lelah, tidak memiliki semangat, tidak tertarik melakukan sesuatu, tidak antusias dan bahkan perasaan takut. Peneliti dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv. Mina Westman dan Dove Eden menemukan perasaan tertekan dalam 76 pegawai menurun signifikan selama liburan.
Memperbaiki kehidupan keluarga
Dilaporkan dalam An experiment in leisure (Science Journal, 1968), W.J. Kaiser menganalisa respon dari 390 pegawai pabrik baja yang melakukan liburan selama 13 minggu. Ia menemukan liburan ternyata dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan keluarga. Para pekerja dilaporkan lebih tertarik dan berbagi kegiatan dengan pasangan dan anak-anak mereka. Kedekatan dan ikatan hubungan baik antar keluarga dapat terjalin sepulang dari berpergian saat liburan (Baca : Jangan Pernah Terlalu Sibuk untuk Orang-orang Tercinta).
Menghilangkan Stress
Studi menunjukan berpergian saat libur dapat membantu mengurangi hormon stres dan bahkan dapat meningkatkan tekanan darah. Membuat tubuh merasa awet muda dan dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh.
Baik untuk Hati
Studi juga menunjukkan bahwa jantung dan hati membutuhkan liburan, Framingham Heart Study menunjukkan bahwa perempuan yang mengambil setidaknya delapan kali berpergian saat liburan dalam dua tahun sekali makan dapat menutunkan risiko penyakit jantung koroner.Sebanyak 32 persen orang lebih dulu meninggal akibat jantung koroner daripada orang yang melakukan kegiatan wisata.
Bijak Mengambil Keputusan
Liburan dapat menjadi waktu istirahat yang dapat menyegarkan pikiran.Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health. Setelah beberapa hari bebas dari stres sehari-hari, memungkinkan untuk seseorang dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana di tempat kerja.
Masih menganggap liburan itu tidak penting?
Sumber : ibudanbalita.com/liputan6.com
Tetapi sebenarnya liburan memberi manfaat dan aspek positif terutama untuk kesehatan. Beberapa studi dan penelitian menunjukkan bahwa liburan ternyata memberi pengaruh positif terhadap peningkatan kesehatan. .
Menganggap liburan itu tidak penting, mungkin disebabkan Anda belum mengetahui manfaatnya. Yuk, simak beberapa manfaat liburan untuk kesehatan berikut ini :
Lebih panjang umur
Dari penelitian yang dilakukan terhadap 749 wanita yang berumur 45-64 tahun di Amerika menunjukkan baik ibu rumah tangga maupun wanita kerja yang mengambil liburan memiliki peningkatan signifikan dalam penurunan serangan jantung. Ibu rumah tangga yang mengambil liburan sekali dalam enam tahun atau kurang memiliki hampir dua kali resiko timbulnya penyakit jantung dibanding yang berlibur dua atau lebih per tahun. Dengan berlibur dapat menambah panjang umur.
Menjaga sel otak
Penelitian yang dilakukan James Sands dari South Coast Institute for Applied Gerontology terhadap 112 wanita yang berumur 65-92 mengungkapkan bahwa ada suatu hubungan antara rutinitas hidup yang banyak dengan menurunnya fungsi intelektual. Meskipun ada hubungan positif antara liburan dengan fungsi intelektual.
Meningkatkan kepuasan hidup
Hasil penelitian oleh Linda Hoopes dan John Lounsbury, peneliti Departemen Psikologi Universitas Tennessee mensurvey 128 pegawai sebelum dan sesudah liburan. Mereka menemukan ada suatu peningkatan dalam kepuasan hidup setelah liburan.
Menurunkan ketegangan
Beban yang diakibatkan rutinitas di tempat kerja atau rumah dapat membuat seseorang merasa atau stres. Gejala-gejalanya termasuk perasaan lelah, tidak memiliki semangat, tidak tertarik melakukan sesuatu, tidak antusias dan bahkan perasaan takut. Peneliti dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv. Mina Westman dan Dove Eden menemukan perasaan tertekan dalam 76 pegawai menurun signifikan selama liburan.
Memperbaiki kehidupan keluarga
Dilaporkan dalam An experiment in leisure (Science Journal, 1968), W.J. Kaiser menganalisa respon dari 390 pegawai pabrik baja yang melakukan liburan selama 13 minggu. Ia menemukan liburan ternyata dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan keluarga. Para pekerja dilaporkan lebih tertarik dan berbagi kegiatan dengan pasangan dan anak-anak mereka. Kedekatan dan ikatan hubungan baik antar keluarga dapat terjalin sepulang dari berpergian saat liburan (Baca : Jangan Pernah Terlalu Sibuk untuk Orang-orang Tercinta).
Menghilangkan Stress
Studi menunjukan berpergian saat libur dapat membantu mengurangi hormon stres dan bahkan dapat meningkatkan tekanan darah. Membuat tubuh merasa awet muda dan dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh.
Baik untuk Hati
Studi juga menunjukkan bahwa jantung dan hati membutuhkan liburan, Framingham Heart Study menunjukkan bahwa perempuan yang mengambil setidaknya delapan kali berpergian saat liburan dalam dua tahun sekali makan dapat menutunkan risiko penyakit jantung koroner.Sebanyak 32 persen orang lebih dulu meninggal akibat jantung koroner daripada orang yang melakukan kegiatan wisata.
Bijak Mengambil Keputusan
Liburan dapat menjadi waktu istirahat yang dapat menyegarkan pikiran.Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health. Setelah beberapa hari bebas dari stres sehari-hari, memungkinkan untuk seseorang dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana di tempat kerja.
Masih menganggap liburan itu tidak penting?
Sumber : ibudanbalita.com/liputan6.com
Kamis, 28 Agustus 2014

Kegiatan Sehat di Akhir Pekan
Akhir pekan tentunya merupakan saat yang dinanti-nantikan bagi kita yang selalu sibuk dengan aktifitas tiap hari. Karena saat akhir pekan selalu menjadi hari bebas tanpa ikatan keteraturan. Kita bebas mengatur waktu bangun tidur hingga jadwal makan. Semua bisa dilakukan tanpa aturan. Sehingga kebiasaan hidup teratur dan sehat menjadi terabaikan
Agar akhir pekan anda menjadi lebih sehat karena punya banyak waktu luang. Berikut ini beberapa kegiatan sehat di akhir pekan yang dapat anda coba
1. Olahraga
Banyak jenis olahraga yang dapat Anda lakukan untuk mengisi di akhir pekan karena Anda punya banyak waktu luang. Jadi kesempatan untuk memulai lagi kebiasaan olahraga. Anda bisa jogging di taman selama 30 menit, senam, yoga, lari pagi hingga berenang, badminton, futsal dan bermain sepakbola. Olahraga teratur setiap pekan akan membuat tubuh Anda lebih sehat dan bugar menghadapi aktifitas sehari-hari.
2. Makan seperti hari biasa.
Saat akhir pekan jadwal makan tidak teratur dan cenderung tidak terkontrol. Cobalah makan seperti hari-hari biasa. Ini penting agar asupan yang masuk tidak berlebihan yang berakibat tak baik bagi kesehatan (Baca : Awali Hidup Sehat dari Makanan).
3. Masak bareng dengan keluarga
Dengan memasak sendiri di rumah bersama keluarga selain sehat dan hemat, Anda bisa memperoleh manfaat lainnya, yaitu kebersamaan, kerja sama, dan saling menghargai. Sehingga hubungan dalam keluarga menjadi harmonis dan bahagia.
4. Konsisten pada jadwal tidur
Banyak orang yang disiplin tidur saat hari kerja, tapi akan tidur malam ketika tiba akhir pekan. Mengubah pola tidur akan berakibat kurang baik karena mengubah kebutuhan tidur yang sehat sesuai dengan usia. Anda akan bangun siang dan tak bisa lagi sarapan. Ketika bangun siang, rasa lapar pun langsung mendera dan biasanya makan jadi tidak terkontrol. Tak hanya itu, kebiasaan tidur malam akan berimbas saat Minggu malam, Anda pun sulit tidur lebih awal. Akibatnya, saat bangun di awal pekan kondisi tubuh tidak dalam kondisi segar.
5. Perbanyak kegiatan di luar (outdoor)
Karena kebanyakan saat bekerja Anda di dalam ruangan, akhir pekan memberikan kesempatan bagus untuk kegiatan outdoor . Paparan sinar matahari pagi hari akan meningkatkan produksi vitamin D, udara segar juga baik bagi kesehatan. Ajak keluarga atau teman Anda piknik ke daerah yang penuh dengan nuansa alam, seperti daerah pinggiran kota yang masih alami, daerah pedesaan yang asri, danau, kaki gunung dan pantai. Ada banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan saat piknik, seperti memancing, bakar ikan dan berpetualang.
6. Membersihkan dan dekorasi rumah
Apalagi jika Anda tidak mempunyai rencana untuk keluar rumah hari itu. Daripada bermalas-malasan dan tidak melakukan apa apa, lebih baik Anda beres-beres dan membersihkan rumah. Selain membuat rumah menjadi bersih, tubuh akan banyak bergerak, mengeluarkan keringat dan menyehatkan. Anda juga dapat mendekorasi ulang ruangan di rumah Anda dan membuatnya jadi lebih rapi dan teratur.
7. Berkunjung
Mengunjungi kerabat dan sanak famili saat akhir pekan merupakan hal yang juga sangat baik dilakukan saat libur akhir pekan. Silaturahmi akan membuat hubungan Anda menjadi lebih erat dan akrab serta meningkatkan kehidupan sosial Anda (Baca : 5 Fakta Kebaikan, Membuat Anda Semakin Bahagia).
8. Lakukan hobi Anda
Melakukan hobi yang Anda sukai di akhir pekan dapat menambah kualitas hidup anda. Karena hobi membantu Anda melepaskan beban penat dan stres saat bekerja sehingga sehabis melakukan hobi Anda, pikiran dan tubuh Anda refresh kembali dan siap melakukan pekerjaan yang terbaik.
Mengisi libur akhir pekan dengan kegiatan sehat di akhir pekan akan sangat berdampak baik terhadap kesehatan dan kualitas kehidupan Anda. Selamat mencoba!
Agar akhir pekan anda menjadi lebih sehat karena punya banyak waktu luang. Berikut ini beberapa kegiatan sehat di akhir pekan yang dapat anda coba
1. Olahraga
Banyak jenis olahraga yang dapat Anda lakukan untuk mengisi di akhir pekan karena Anda punya banyak waktu luang. Jadi kesempatan untuk memulai lagi kebiasaan olahraga. Anda bisa jogging di taman selama 30 menit, senam, yoga, lari pagi hingga berenang, badminton, futsal dan bermain sepakbola. Olahraga teratur setiap pekan akan membuat tubuh Anda lebih sehat dan bugar menghadapi aktifitas sehari-hari.
2. Makan seperti hari biasa.
Saat akhir pekan jadwal makan tidak teratur dan cenderung tidak terkontrol. Cobalah makan seperti hari-hari biasa. Ini penting agar asupan yang masuk tidak berlebihan yang berakibat tak baik bagi kesehatan (Baca : Awali Hidup Sehat dari Makanan).
3. Masak bareng dengan keluarga
Dengan memasak sendiri di rumah bersama keluarga selain sehat dan hemat, Anda bisa memperoleh manfaat lainnya, yaitu kebersamaan, kerja sama, dan saling menghargai. Sehingga hubungan dalam keluarga menjadi harmonis dan bahagia.
4. Konsisten pada jadwal tidur
Banyak orang yang disiplin tidur saat hari kerja, tapi akan tidur malam ketika tiba akhir pekan. Mengubah pola tidur akan berakibat kurang baik karena mengubah kebutuhan tidur yang sehat sesuai dengan usia. Anda akan bangun siang dan tak bisa lagi sarapan. Ketika bangun siang, rasa lapar pun langsung mendera dan biasanya makan jadi tidak terkontrol. Tak hanya itu, kebiasaan tidur malam akan berimbas saat Minggu malam, Anda pun sulit tidur lebih awal. Akibatnya, saat bangun di awal pekan kondisi tubuh tidak dalam kondisi segar.
5. Perbanyak kegiatan di luar (outdoor)
Karena kebanyakan saat bekerja Anda di dalam ruangan, akhir pekan memberikan kesempatan bagus untuk kegiatan outdoor . Paparan sinar matahari pagi hari akan meningkatkan produksi vitamin D, udara segar juga baik bagi kesehatan. Ajak keluarga atau teman Anda piknik ke daerah yang penuh dengan nuansa alam, seperti daerah pinggiran kota yang masih alami, daerah pedesaan yang asri, danau, kaki gunung dan pantai. Ada banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan saat piknik, seperti memancing, bakar ikan dan berpetualang.
6. Membersihkan dan dekorasi rumah
Apalagi jika Anda tidak mempunyai rencana untuk keluar rumah hari itu. Daripada bermalas-malasan dan tidak melakukan apa apa, lebih baik Anda beres-beres dan membersihkan rumah. Selain membuat rumah menjadi bersih, tubuh akan banyak bergerak, mengeluarkan keringat dan menyehatkan. Anda juga dapat mendekorasi ulang ruangan di rumah Anda dan membuatnya jadi lebih rapi dan teratur.
7. Berkunjung
Mengunjungi kerabat dan sanak famili saat akhir pekan merupakan hal yang juga sangat baik dilakukan saat libur akhir pekan. Silaturahmi akan membuat hubungan Anda menjadi lebih erat dan akrab serta meningkatkan kehidupan sosial Anda (Baca : 5 Fakta Kebaikan, Membuat Anda Semakin Bahagia).
8. Lakukan hobi Anda
Melakukan hobi yang Anda sukai di akhir pekan dapat menambah kualitas hidup anda. Karena hobi membantu Anda melepaskan beban penat dan stres saat bekerja sehingga sehabis melakukan hobi Anda, pikiran dan tubuh Anda refresh kembali dan siap melakukan pekerjaan yang terbaik.
Mengisi libur akhir pekan dengan kegiatan sehat di akhir pekan akan sangat berdampak baik terhadap kesehatan dan kualitas kehidupan Anda. Selamat mencoba!
Minggu, 17 Agustus 2014

Agar Gaji Sebulan Tak Lewat!
Banyak dari kita mengalami, kerja kurang lebih 22 hari, tapi gaji habis dalam waktu 7 hari. Sesudahnya, Anda hidup dengan langkah berat, senyum getir, dan tanpa semangat (Baca : 3 Aktivitas Untuk Merangsang Semangat Kerja). Saat kondisi seperti ini benar-benar buat kepala terasa pening dan melakukan apapun terasa berat.
Jika setiap bulan Anda selalu berhadapan dengan situasi yang demikian. Selain tak sehat, juga bisa membuat konsentrasi kerja menurun. Gaji yang lebih besar bukan solusi terbaik. Sebab, persoalannya bukan pada nominal penghasilan, melainkan pada bagaimana Anda mengelola keuangan bulanan. Berikut ini tips agar gaji anda tak hanya lewat di tangan anda
1. Sisihkan untuk Zakat dan Amal
Cobalah untuk menyisihkan gaji bulanan Anda minimal sebesar 2,5 persen untuk zakat dan maksimal 10 persen untuk amal dan kegiatan sosial lainnya. Dana ini bisa digunakan untuk membantu orang di sekeliling anda (Baca : Nikmati Indahnya Berbagi).
2. Dahulukan pengeluaran untuk kebutuhan primer
Saat menerima gaji bulanan, segera pisahkan dana prioritas untuk kebutuhan primer sehari-hari. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, biaya transportasi, biaya sekolah, tagihan rutin seperti listrik, air dan komunikasi.
Mungkin masukan di atas terdengar basi, tetapi kenyataannya banyak orang yang sulit untuk menerapkan teori sederhana tersebut. Jangankan untuk merencanakan anggaran, menyisihkan penghasilan untuk ditabung saja, selalu gagal. Maka dari itu, Anda harus melatih dan menahan diri untuk tidak langsung foya-foya usai menerima gaji.
3. Membuat anggaran belanja realistis
Sebelum gajian adalah waktu terbaik menganggarkan rencana biaya dalam sebulan. Cara ini memudahkan Anda untuk menjalankan dan mengimplementasikan rencana serta anggaran saat gaji sudah ada dalam rekening Anda. Dengan demikian, Anda bisa tahu mana pos-pos yang harus dihemat atau dihilangkan sama sekali.
Selanjutnya, lakukanlah peninjauan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya, untuk mengetahui pos anggaran mana yang sering membuat Anda defisit di tengah bulan. Misalnya Anda lebih banyak mengeluarkan biaya hiburan dan bersenang-senang, berarti untuk menghindari kondisi bangkrut menjelang hari gajian, cobalah untuk berkompromi untuk mengurangi berpergian dan berbelanja.
Anda tak harus menghilangkannya sama sekali. Anda hanya perlu mengontrol dan mengurangi frekuensinya.
4. Lunasi utang dan cicilan
Segera lunasi segala tagihan yang menumpuk setelah menerima gaji. Hal ini membantu penghitungan anggaran untuk jangka panjang. Apabila, utang tersebut tidak dapat dilunasi dalam waktu singkat, lakukan analisa, dan hitung berapa kali pembayaran yang harus disetorkan hingga utang tersebut lunas. Jika ingin mencicil sesuatu, sebaiknya disesuaikan dengan 30 persen pendapatan Anda. Dari perhitungan tadi, berpikir ulanglah sebelum membeli barang dengan berutang.
5. Selalu setia pada anggaran yang telah anda buat
Penting!!Setialah kepada anggran yang sudah Anda buat seperti setia kepada pasangan dan hindari melakukan pembelanjaan mendadak di luar anggaran. Catat semua pengeluaran yang Anda buat.
6. Miliki dua rekening bank
Anda wajib memiliki dua rekening bank yang berbeda. Rekening pertama digunakan untuk semua transaksi, seperti bayar tagihan, membayar asuransi, cicilan rumah.
Sementara yang kedua, digunakan untuk menabung. Usahakan rekening bank untuk uang tabungan anda bebas biaya administrasi dan hanya memakai buku tabungan saja tanpa kartu ATM, atau pilih bank yang menerapkan biaya administrasi rendah dan jaringan mesin ATM-nya terbatas. Anda pun bisa menyimpan kartu ATM di tempat tidak mudah dilihat sehingga kartu ini jarang digunakan. Sehingga anda tidak terpikir untuk mengambil uang yang seharusnya ditabung.
7. Siapkan biaya tak terduga
Biasan untuk menyiapkan biaya tidak terduga atau dana candangan. Pisahkanlah dari tabungan dan rekening harian. Tujuannya tentu saja untuk membiayai kebutuhan mendadak, seperti biaya dokter, ke bengkel, dan sebagainya.
8. Investasi
Jika Anda masih memiliki dana lebih setelah menabung dan membayar tagihan, coba investasikan uang Anda. Konsultasikan kepada ahlinya atau lakukan survei kecil sebelum Anda memutuskan di mana Anda akan menginvestasikan uang Anda.
Semoga tips agar gaji anda tak hanya lewat diatas bermanfaat dan menjadi acuan Anda menghemat keuangan menjadi lebih baik untuk masa depan. (Berbagai sumber/foto:www.thegrindstone.com)
Jika setiap bulan Anda selalu berhadapan dengan situasi yang demikian. Selain tak sehat, juga bisa membuat konsentrasi kerja menurun. Gaji yang lebih besar bukan solusi terbaik. Sebab, persoalannya bukan pada nominal penghasilan, melainkan pada bagaimana Anda mengelola keuangan bulanan. Berikut ini tips agar gaji anda tak hanya lewat di tangan anda
1. Sisihkan untuk Zakat dan Amal
Cobalah untuk menyisihkan gaji bulanan Anda minimal sebesar 2,5 persen untuk zakat dan maksimal 10 persen untuk amal dan kegiatan sosial lainnya. Dana ini bisa digunakan untuk membantu orang di sekeliling anda (Baca : Nikmati Indahnya Berbagi).
2. Dahulukan pengeluaran untuk kebutuhan primer
Saat menerima gaji bulanan, segera pisahkan dana prioritas untuk kebutuhan primer sehari-hari. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, biaya transportasi, biaya sekolah, tagihan rutin seperti listrik, air dan komunikasi.
Mungkin masukan di atas terdengar basi, tetapi kenyataannya banyak orang yang sulit untuk menerapkan teori sederhana tersebut. Jangankan untuk merencanakan anggaran, menyisihkan penghasilan untuk ditabung saja, selalu gagal. Maka dari itu, Anda harus melatih dan menahan diri untuk tidak langsung foya-foya usai menerima gaji.
3. Membuat anggaran belanja realistis
Sebelum gajian adalah waktu terbaik menganggarkan rencana biaya dalam sebulan. Cara ini memudahkan Anda untuk menjalankan dan mengimplementasikan rencana serta anggaran saat gaji sudah ada dalam rekening Anda. Dengan demikian, Anda bisa tahu mana pos-pos yang harus dihemat atau dihilangkan sama sekali.
Selanjutnya, lakukanlah peninjauan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya, untuk mengetahui pos anggaran mana yang sering membuat Anda defisit di tengah bulan. Misalnya Anda lebih banyak mengeluarkan biaya hiburan dan bersenang-senang, berarti untuk menghindari kondisi bangkrut menjelang hari gajian, cobalah untuk berkompromi untuk mengurangi berpergian dan berbelanja.
Anda tak harus menghilangkannya sama sekali. Anda hanya perlu mengontrol dan mengurangi frekuensinya.
4. Lunasi utang dan cicilan
Segera lunasi segala tagihan yang menumpuk setelah menerima gaji. Hal ini membantu penghitungan anggaran untuk jangka panjang. Apabila, utang tersebut tidak dapat dilunasi dalam waktu singkat, lakukan analisa, dan hitung berapa kali pembayaran yang harus disetorkan hingga utang tersebut lunas. Jika ingin mencicil sesuatu, sebaiknya disesuaikan dengan 30 persen pendapatan Anda. Dari perhitungan tadi, berpikir ulanglah sebelum membeli barang dengan berutang.
5. Selalu setia pada anggaran yang telah anda buat
Penting!!Setialah kepada anggran yang sudah Anda buat seperti setia kepada pasangan dan hindari melakukan pembelanjaan mendadak di luar anggaran. Catat semua pengeluaran yang Anda buat.
6. Miliki dua rekening bank
Anda wajib memiliki dua rekening bank yang berbeda. Rekening pertama digunakan untuk semua transaksi, seperti bayar tagihan, membayar asuransi, cicilan rumah.
Sementara yang kedua, digunakan untuk menabung. Usahakan rekening bank untuk uang tabungan anda bebas biaya administrasi dan hanya memakai buku tabungan saja tanpa kartu ATM, atau pilih bank yang menerapkan biaya administrasi rendah dan jaringan mesin ATM-nya terbatas. Anda pun bisa menyimpan kartu ATM di tempat tidak mudah dilihat sehingga kartu ini jarang digunakan. Sehingga anda tidak terpikir untuk mengambil uang yang seharusnya ditabung.
7. Siapkan biaya tak terduga
Biasan untuk menyiapkan biaya tidak terduga atau dana candangan. Pisahkanlah dari tabungan dan rekening harian. Tujuannya tentu saja untuk membiayai kebutuhan mendadak, seperti biaya dokter, ke bengkel, dan sebagainya.
8. Investasi
Jika Anda masih memiliki dana lebih setelah menabung dan membayar tagihan, coba investasikan uang Anda. Konsultasikan kepada ahlinya atau lakukan survei kecil sebelum Anda memutuskan di mana Anda akan menginvestasikan uang Anda.
Semoga tips agar gaji anda tak hanya lewat diatas bermanfaat dan menjadi acuan Anda menghemat keuangan menjadi lebih baik untuk masa depan. (Berbagai sumber/foto:www.thegrindstone.com)
Jumat, 15 Agustus 2014

Cara Bebas Stres Bagi Orang Tua
Bagi para pekerja terutama kaum ibu, perasaan bersalah selalu menghantui dikarenakan beban pekerjaan yang mengurangi waktu Anda bersama pasangan dan anak-anak. Rasa bersalah timbul secara natural, karena merasa tidak mampu mengurus keluarga dengan baik dan lebih mementingkan urusan pekerjaan. Kalau sudah begini, stres atau depresi biasanya pun muncul (Baca : 9 Cara Menghilangkan Stress di Kantor).
Anda tak perlu resah, yang perlu anda lakukan yaitu mengambil langkah untuk menghilangkan rasa tertekan ini, dan mengubah rasa bersalah dengan sesuatu yang positif. Berikut ini beberapa cara agar bebas stres bagi orang tua :
1. Berbagi beban
Zaman sekarang, ayah didorong untuk ikut menanggung beban dalam hal pengasuhan anak. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Families and Work Institute, menemukan bahwa ayah dapat menghabiskan waktu satu jam lebih per hari dengan anak-anak mereka, berbeda jauh dengan peran ayah 25 tahun yang lalu.
Partisipasi ayah bisa datang terutama ketika anak-anak sakit, atau ketika salah satu orangtua diharapkan hadir untuk sebuah pertemuan orangtua dan guru di sekolah. Jika menyangkut masalah pengasuhan, jangan ragu untuk berbagi beban tanggung jawab dengan pasangan.
2. Buat jadwal yang fleksibel
Jika Anda merasa sangat stres, cobalah untuk meminta kepada atasan Anda agar mengatur ulang jadwal pekerjaan Anda. Namun, jika hal itu tidak memungkinkan, cobalah memilih satu hari di akhir pekan untuk berlibur dan menghabiskan waktu bersama keluarga (Baca : Tips Agar Tetap Sehat Saat Berlibur). Saat itu, Anda harus mematikan laptop dan ponsel. Fokuskan diri Anda pada kebersamaan keluarga.
3. Cari perspektif
Jika berada di tempat kerja sekarang, Anda mungkin berharap akan berada di rumah. Tapi Anda mungkin tidak akan langsung puas jika dapat tinggal di rumah sepanjang hari. Menurut Dr Leon Hoffman, direktur Pacella Parent Child Center, banyak ibu bekerja berharap mereka lebih sering berada di rumah bersama anak-anak, tetapi ketika akhirnya berhasil mewujudkan hal tersebut, mereka berharap dapat kembali bekerja (Baca : Uang Bukan Segalanya Dalam Karier). Intinya? Menjadi seorang ibu adalah pekerjaan yang sulit, tidak peduli bagaimana Anda berusaha mengatasinya. Tetapi jika Anda mendapatkan perspektif tentang situasi Anda, dan yakin alasan Anda bekerja (atau tinggal di rumah), Anda bisa mengambil segi positif dan hikmah darinya.
4. Stres sedikit untuk anak-anak
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang ditaruh di tempat penitipan anak, ternyata tidak akan berdampak pada perilaku nakal mereka. Sebuah studi yang mengukur perkembangan lebih dari 6.000 anak, menemukan bahwa anak-anak yang dititipkan di tempat penitipan anak saat ibu mereka bekerja tidak mengalami kenakalan permanen karena ketidakhadiran ibu mereka.
Menurut Ellen Galinsky, Presiden Families and Work Institur, anak-anak lebih memilih agar orangtua mereka tidak terlalu stres dan lelah memikirkan mereka, daripada harus benar-benar bersama mereka selama 24 jam selama seminggu.
"Apakah temuan ini berarti bahwa anak-anak tidak peduli tentang waktu bersama orangtua? Tidak. Anak-anak justru lebih peduli dengan kondisi orangtua mereka agar dapat menghabiskan waktu bersama,” ujar Galinsky, yang baru-baru ini menuliskan temuannya di The American Psychoanalyst.
Oleh karena, daripada mengkhawatirkan mengenai berapa lama bisa bersama keluarga di rumah, lebih baik fokus pada situasi bersenang-senang dengan keluarga ketika Anda sedang bersama mereka. (sheknows.com/kompas.com/foto:wooandcompany.com)
Anda tak perlu resah, yang perlu anda lakukan yaitu mengambil langkah untuk menghilangkan rasa tertekan ini, dan mengubah rasa bersalah dengan sesuatu yang positif. Berikut ini beberapa cara agar bebas stres bagi orang tua :
1. Berbagi beban
Zaman sekarang, ayah didorong untuk ikut menanggung beban dalam hal pengasuhan anak. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Families and Work Institute, menemukan bahwa ayah dapat menghabiskan waktu satu jam lebih per hari dengan anak-anak mereka, berbeda jauh dengan peran ayah 25 tahun yang lalu.
Partisipasi ayah bisa datang terutama ketika anak-anak sakit, atau ketika salah satu orangtua diharapkan hadir untuk sebuah pertemuan orangtua dan guru di sekolah. Jika menyangkut masalah pengasuhan, jangan ragu untuk berbagi beban tanggung jawab dengan pasangan.
2. Buat jadwal yang fleksibel
Jika Anda merasa sangat stres, cobalah untuk meminta kepada atasan Anda agar mengatur ulang jadwal pekerjaan Anda. Namun, jika hal itu tidak memungkinkan, cobalah memilih satu hari di akhir pekan untuk berlibur dan menghabiskan waktu bersama keluarga (Baca : Tips Agar Tetap Sehat Saat Berlibur). Saat itu, Anda harus mematikan laptop dan ponsel. Fokuskan diri Anda pada kebersamaan keluarga.
3. Cari perspektif
Jika berada di tempat kerja sekarang, Anda mungkin berharap akan berada di rumah. Tapi Anda mungkin tidak akan langsung puas jika dapat tinggal di rumah sepanjang hari. Menurut Dr Leon Hoffman, direktur Pacella Parent Child Center, banyak ibu bekerja berharap mereka lebih sering berada di rumah bersama anak-anak, tetapi ketika akhirnya berhasil mewujudkan hal tersebut, mereka berharap dapat kembali bekerja (Baca : Uang Bukan Segalanya Dalam Karier). Intinya? Menjadi seorang ibu adalah pekerjaan yang sulit, tidak peduli bagaimana Anda berusaha mengatasinya. Tetapi jika Anda mendapatkan perspektif tentang situasi Anda, dan yakin alasan Anda bekerja (atau tinggal di rumah), Anda bisa mengambil segi positif dan hikmah darinya.
4. Stres sedikit untuk anak-anak
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang ditaruh di tempat penitipan anak, ternyata tidak akan berdampak pada perilaku nakal mereka. Sebuah studi yang mengukur perkembangan lebih dari 6.000 anak, menemukan bahwa anak-anak yang dititipkan di tempat penitipan anak saat ibu mereka bekerja tidak mengalami kenakalan permanen karena ketidakhadiran ibu mereka.
Menurut Ellen Galinsky, Presiden Families and Work Institur, anak-anak lebih memilih agar orangtua mereka tidak terlalu stres dan lelah memikirkan mereka, daripada harus benar-benar bersama mereka selama 24 jam selama seminggu.
"Apakah temuan ini berarti bahwa anak-anak tidak peduli tentang waktu bersama orangtua? Tidak. Anak-anak justru lebih peduli dengan kondisi orangtua mereka agar dapat menghabiskan waktu bersama,” ujar Galinsky, yang baru-baru ini menuliskan temuannya di The American Psychoanalyst.
Oleh karena, daripada mengkhawatirkan mengenai berapa lama bisa bersama keluarga di rumah, lebih baik fokus pada situasi bersenang-senang dengan keluarga ketika Anda sedang bersama mereka. (sheknows.com/kompas.com/foto:wooandcompany.com)
Kamis, 31 Juli 2014

Pentingnya Check Up Kesehatan Setelah Lebaran
Sebenarnya saat berpuasa adalah masa pengontrolan yang baik untuk sebagian besar penderita diabetes maupun tekanan darah tinggi. Namun ketika lebaran tiba tubuh dikagetkan dengan banyaknya asupan gula, kolesterol dan garam. Inilah yang akan memicu kambuhnya penyakit-penyakit lama.
Selain itu kesibukan merayakan lebaran itu menyebabkan pasien melupakan kewajiban minum obat untuk mengontrol penyakitnya. Lepas kontrol saat berhari raya membuat rumah sakit dipenuhi pasien. Agar tak dilarikan ke rumah sakit seusai lebaran, lebih baik berjaga-jaga. Antara lain dengan check up kesehatan.
Lepas kontrol diri terhadap pantangan makanan ditambah dengan banyak tersedianya makanan berlemak membuat seseorang jadi rentan terkena penyakit metabolik untuk jangka panjang berupa diabetes, tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol, serangan jantung mendadak dan gangguan ginjal. Buat orang kebanyakan diare juga merupakan ancaman penyakit yang biasa diderita orang saat lebaran. (Baca : Penyakit yang Biasanya Muncul Setelah Lebaran)
Cara paling terbaik terhindar dari penyakit berat serupa serangan jantung, stroke dan diabetes terlebih di hari raya adalah dengan mencegahnya agar tidak menyerang secara tiba-tiba. Periksa kesehatan atau check up adalah langkah bijaksana mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Lewat medical check up dilakukan skrining faktor-faktor risiko untuk terkena penyakit sehingga bisa dilakukan tindakan pencegahan sejak dini. Seseorang memiliki risiko tinggi sakit jantung jika dia menderita kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, kegemukan, kurang olahraga dan merokok. Terutama bagi yang telah berumur di atas 45 tahun untuk pria dan di atas 55 tahun untuk wanita.
Karena itu, untuk orang tua tercinta, mungkin hadiah periksa kesehatan lengkap ini bisa jadi hadiah lebaran yang sangat berharga untuk mereka. Sebab dengan check up, kesehatan bisa dimonitor dan risiko-risiko serangan jantung dan stroke bisa dicegah lebih dini. Namun sejatinya kini pemeriksaan kesehatan komplit itu bukan hanya kebutuhan warga paruh baya atau orang tua. Sebab kini risiko terkena serangan jantung dan stroke saat ini bergeser dari usia paruh baya ke usia yang lebih muda tanpa memandang jenis kelamin.
Untuk pencegahan bermacam-macam penyakit setelah lebaran dapat dilakukan pemeriksaan lengkap di laboratorium klinik diantaranya kencing manis, kolesterol, asam urat, fungsi hati, fungsi ginjal, darah lengkap, urin lengkap serta juga pemeriksaan tekanan darah.
Jangan terlambat, karena saat ini pola hidup dan pola makan sudah bergeser. Terutama pola makan di perkotaan cenderung kaya akan lemak dan garam. Apalagi bagi yang memiliki riwayat keturunan penyakit diabetes, hiperkolesterol, gangguan jantung, perlemakan hati, penyakit ginjal, hipertensi dan obesitas. Maka pemeriksaan kesehatan merupakan hal yang wajib.
Rabu, 14 Mei 2014

Pasangan Anda Depresi?Hadapi dengan Cara Ini
Sebuah hubungan pernikahan bisa terkena dampaknya ketika salah satu pasangan mengalami depresi. Dampaknya yaitu akan mempengaruhi suasana hati, pikiran, kehidupan seksual, pola tidur, nafsu makan, dan tingkat energi. Oleh karena itu, peran pasangan sangat penting dalam menghadapi masalah ini. Jangan sampai situasi menjadi lebih keruh dan tidak terkendali lantaran seseorang tidak bisa menangani pasangannya yang tengah depresi dengan tepat.
Berikut ini tujuh saran untuk menghadapi pasangan yang tengah depresi, seperti dikutip dari Live Science
1. Berusaha untuk tetap berada dalam satu tim yang sama
Bekerja samalah dengan si dia dalam menghadapi depresinya. Musuh Anda adalah "depresi", bukannya "pasangan yang sedang depresi", Anda harus lebih aktif bekerja sama untuk membantunya merasa lebih baik. Cobalah untuk ajak ia menghabiskan waktu berdua seharian.
2. Jangan terjebak dalam perasaan emosional
Berurusan dengan pasangan yang depresi dapat memprovokasi kemarahan dan kebencian. Cobalah untuk tetap sabar dan mendampinginya.
3. Tunjukkan pengertian
Membicarakan masalah depresi bukan hal yang mudah. Bantulah ia mengungkapkan apa yang ia rasa dan pikirkan. Tunjukkan bahwa Anda mengerti dirinya dan bukan akan menghakiminya.
4. Membantu mencari diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Jika depresi sudah tak bisa ditangani, maka sudah waktunya untuk mencari tahu lebih dalam lagi. Katakanlah, “Aku menyayangimu, tapi aku tak suka melihat kamu depresi. Ini hal yang biasa terjadi pada setiap orang dan kamu tak usah malu. Mari kita cari tahu lebih banyak tentang ini bersama-sama.” Dan jika sudah tak bisa dicari solusinya berdua, segera ajak dan dampingi ia ke dokter.
5. Berikan anak-anak pengertian
Jika salah satu pasangan mengalami depresi, tentunya akan berpengaruh pada rumah tangga. Jelaskan pada anak Anda apa yang terjadi dengan pasangan, berikan informasi sesuai usia mereka.
6. Bersabarlah dengan proses pengobatan
Mengobati depresi tidak semudah mengobati penyakit sakit kepala atau flu sebab depresi menyangkut psikologi manusia. Anda harus bersabar dalam proses pengobatan. Mungkin terapi tertentu akan berjalan pada orang lain, tapi tidak pada pasangan Anda. Oleh sebab itu, perlu dicari terapi lainnya. Trial dan error mungkin akan terjadi.
7. Memahami bahwa depresi biasanya merupakan penyakit episodik.
Depresi memang situasi yang kompleks. Namun, bukan berarti tak bisa diobati. Sadarilah bahwa pasangan akan melewati masalah ini. Jika Anda merasa berat menjalaninya, cobalah berkonsultasi dengan dokter mengenai cara menghadapi pasangan yang depresi atau berkeluh kesahlah dengan orang yang Anda percaya.
Langganan:
Komentar (Atom)
